Liputan6.com, Jakarta - Sebuah insiden mengejutkan terjadi saat libur panjang May Day 2026 di China. Sebuah mobil listrik Wuling Binguo dilaporkan terbakar saat sedang terparkir di kawasan Xuancheng, Provinsi Anhui, pada Minggu, 3 Mei 2026. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi pihak berwenang.
Berdasarkan laporan media lokal, mobil dalam kondisi terkunci dan tidak sedang melakukan pengisian daya ketika api tiba-tiba muncul. Pemilik kendaraan menyebutkan bahwa mobil sudah diparkir sejak pukul 08.00 pagi dan tidak digunakan selama hampir tiga jam sebelum terlihat kepulan asap dari area roda depan kiri dan kompartemen depan sekitar pukul 11.20 waktu setempat.
Advertisement
Api kemudian membesar dan menghanguskan sebagian besar kabin serta struktur depan kendaraan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah menerima laporan dari warga sekitar.
Pemilik Wuling Binguo menegaskan kendaraan tersebut tidak pernah mengalami modifikasi atau kecelakaan sebelumnya. Namun, hingga kini belum ada kesimpulan resmi terkait penyebab kebakaran.
Beberapa spekulasi muncul, termasuk kemungkinan thermal runaway pada baterai atau gangguan sistem kelistrikan, mengingat suhu udara di Xuancheng cukup tinggi pada saat libur panjang May Day. Meski begitu, pihak Wuling belum memberikan konfirmasi resmi mengenai penyebab utama insiden.
Tim teknis dari Wuling telah mendatangi lokasi kejadian dan membawa sejumlah komponen kendaraan untuk dianalisis lebih lanjut.
Model Andalan Wuling
Insiden ini menarik perhatian publik karena Wuling Binguo merupakan salah satu model andalan Wuling di segmen mobil listrik perkotaan dengan harga terjangkau di China.
Saat ini, lini Binguo mencakup model standar hatchback, Binguo Pro, hingga Binguo S crossover. Wuling baru saja membuka prapenjualan Binguo Pro dengan harga mulai 58.800 yuan atau sekitar Rp133 jutaan.
Berdasarkan data penjualan domestik Maret 2026, performa Wuling mencapai 50.546 unit, meskipun menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari total penjualan tersebut, seri Binguo tercatat sebanyak 5.510 unit.
Kasus kebakaran mobil listrik bukanlah hal baru di industri otomotif global. Sejumlah insiden serupa pernah dilaporkan melibatkan kendaraan listrik dari berbagai merek, baik saat parkir maupun saat mengisi daya.
Penyebab setiap kasus berbeda-beda dan memerlukan investigasi mendalam sebelum ditarik kesimpulan resmi.
Dengan kejadian ini, perhatian terhadap keamanan baterai mobil listrik kembali menjadi sorotan, terutama untuk model-model yang menyasar pasar perkotaan dengan harga terjangkau.