Trik Packing Praktis Saat Liburan Bersama Bayi dan Balita

Packing praktis dapat membantu orangtua menjalani perjalanan dengan lebih nyaman, ringan, dan fleksibel.

oleh Dea SifaDiterbitkan 10 Juli 2026, 07:00 WIB
Packing praktis untuk traveling bersama bayi dan balita bisa membuat perjalanan lebih nyaman. Simak tips mengatur barang agar tidak berlebihan. (dok. Freepik)

Liputan6.com, Jakarta - Liburan bersama bayi maupun balita sering membuat orangtua merasa perlu membawa banyak perlengkapan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan selama perjalanan. Apalagi jika melakukan liburan internasional pertama, kekhawatiran anak tidak nyaman di tempat baru kerap membuat koper terisi penuh dengan berbagai barang.

Melansir CNA, 7 Mei 2026, pengalaman tersebut dialami pasangan suami istri yang membawa putri mereka yang belum berusia satu tahun dalam perjalanan selama dua minggu ke luar negeri. Mereka membawa berbagai perlengkapan, seperti tempat tidur bayi portabel, stroller, kursi mobil, serta tiga koper besar yang harus masuk bagasi pesawat.

Namun, banyaknya barang bawaan justru membuat perjalanan menjadi lebih berat. Setelah seluruh perlengkapan dipindahkan ke mobil sewaan setibanya di tujuan, sang suami mengalami sakit punggung dan harus beristirahat selama dua hari.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa packing praktis dapat membantu orangtua menjalani perjalanan dengan lebih nyaman, ringan, dan fleksibel. Sebelum membawa perlengkapan besar, orangtua sebaiknya mencari tahu fasilitas yang tersedia di tempat tujuan.

Jika menginap di rumah keluarga atau teman, tanyakan barang yang bisa dipinjam, seperti stroller, kursi makan bayi, atau tempat tidur anak. Sementara itu, banyak hotel dan penginapan kini menyediakan fasilitas ramah keluarga, mulai dari tempat tidur bayi hingga area bermain.

Menghubungi pihak penginapan sebelum berangkat penting dilakukan untuk memastikan ketersediaan perlengkapan agar orangtua tidak perlu membawa terlalu banyak barang dari rumah.

Manfaatkan Jasa Sewa dan Belanja Kebutuhan di Tempat Tujuan

Jasa sewa perlengkapan bayi dan belanja kebutuhan di tempat tujuan bisa membantu orangtua mengurangi barang bawaan saat traveling. (dok. surface/Unsplash)

Selain memanfaatkan fasilitas yang tersedia di tempat tujuan, orangtua juga dapat menyewa perlengkapan bayi untuk mengurangi barang bawaan selama perjalanan. Berbagai kebutuhan, seperti mesin white noise, pusat aktivitas bayi, hingga mainan anak, kini tersedia melalui layanan penyewaan internasional maupun vendor lokal.

Beberapa perusahaan rental mobil bahkan menawarkan kursi mobil bayi sebagai layanan tambahan. Kebutuhan sehari-hari, seperti popok, tisu basah, susu formula, makanan bayi, dan deterjen, juga umumnya mudah ditemukan di berbagai destinasi.

Orangtua dapat mencari lokasi toko terdekat sebelum keberangkatan atau menggunakan layanan antar agar perlengkapan sudah tersedia saat tiba. Betsy Woods, penulis blog perjalanan keluarga The Wandering Woods, menyarankan orangtua memanfaatkan toko barang bekas selama liburan untuk membeli kebutuhan tertentu.

"Saat berada di Islandia, saya membeli pakaian bayi untuk putra saya dan menjadikannya kenang-kenangan spesial dari perjalanan itu," ujar Betsy.

Optimalkan Ruang Koper agar Perjalanan Lebih Praktis

Mengatur koper dengan tepat membantu orangtua membawa barang seperlunya saat traveling bersama bayi dan balita agar lebih praktis. (dok. Freepik)

Saat bepergian bersama anak, orangtua perlu mengatur barang bawaan agar tetap praktis dan tidak berlebihan. Emily Krause, penulis blog A Mom Explores, mengingatkan agar orangtua tidak membawa perlengkapan untuk setiap kemungkinan.

"Anda akan mengisi semua ruang yang tersedia," ujar Emily. Karena itu, pilih barang berdasarkan kebutuhan utama, seperti perlengkapan tidur, kesehatan, dan benda yang sulit digantikan jika tertinggal.

Stefanie Koenig dari Urban Clarity menyarankan membawa barang favorit anak, seperti boneka atau selimut, untuk membantu mereka merasa nyaman di tempat baru. Demi lebih terorganisir, orangtua dapat membuat daftar bawaan, menggunakan organizer, dan membawa pakaian secukupnya

Koenig menyarankan membawa pakaian sekitar setengah dari durasi perjalanan, lalu menambah cadangan. Memilih penginapan dengan fasilitas mencuci juga membantu mengurangi jumlah barang.

Bawa Barang Penting agar Lebih Nyaman

Membawa barang penting secukupnya ke kabin pesawat dapat membantu perjalanan bersama bayi dan balita terasa lebih nyaman dan praktis. (dok. Freepik)

Membawa barang ke kabin pesawat menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua yang bepergian bersama bayi atau anak kecil. Karena itu, bawalah perlengkapan secukupnya dengan memprioritaskan kebutuhan penting selama penerbangan.

Sebagian maskapai menyediakan tas popok sebagai bagasi kabin dan layanan penitipan stroller tanpa biaya tambahan. Orangtua juga dapat memilih stroller berukuran ringkas yang mudah dilipat. Barang utama yang perlu dibawa antara lain popok, susu formula, pakaian ganti, obat-obatan, dan perlengkapan darurat jika bagasi terlambat.

Untuk anak yang lebih besar, siapkan tas kecil berisi camilan, jaket, buku, atau mainan sederhana. Simpan pakaian cadangan dalam kantong beresleting agar mudah digunakan saat terkena kotoran.

Koenig mengingatkan orangtua agar tidak membawa terlalu banyak hiburan. "Anak-anak sebenarnya lebih tangguh dan mudah beradaptasi daripada yang sering dibayangkan orangtua," tandasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya