Ratusan Muslim Syiah Iran Ditahan Pasukan AS

Sedikitnya 200 muslim Syiah asal Iran ditahan pasukan AS ketika hendak melewati perbatasan di Irak. Kepergian mereka ke Irak untuk berziarah ke tempat suci kaum Syiah di Irak.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 September 2003, 08:22 WIB
Liputan6.com, Tursaq: Rencana ziarah keagamaan kaum muslim Syiah dari Iran ke Irak tahun ini dibatalkan menyusul tindakan pasukan Amerika Serikat yang menyekat perbatasan Iran-Irak. Bahkan, baru-baru ini, pasukan AS menahan sedikitnya 200 calon peziarah asal Iran di Kota Tursaq di perbatasan Iran-Irak. Berdasarkan data pasukan AS, mereka yang ditahan adalah sebagian kecil dari 15 ribu kaum Syiah dari Iran yang dilarang memasuki Irak.

Semula jamaah muslim Syiah dari Iran berharap pascajatuhnya rezim Saddam Hussein dapat memperlancar arus keluar masuk di perbatasan kedua negara, khususnya untuk mendatangi tempat yang disucikan seperti Kota Najaf dan Karbala. Namun, pada kenyataannya perbatasan sepanjang 300 kilometer lebih itu masih disekat dan dijaga patroli dari Divisi Kavaleri ke-10 AS. Ini membuat para jamaah kecewa mengingat sebagian besar dari mereka telah menempuh perjalanan belasan jam dari Iran dengan berjalan kaki.(ORS/Nlg)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya