Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas antam hari ini melonjak. harga emas antam pada hari ini naik Rp 30.000 usai turun Rp 35.000 kemarin.
Mengutip laman logammulia.com, Rabu (6/5/2026), harga emas antam dibanderol Rp 2.790.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan Senin kemarin, harga emas Antam dipatok Rp 2.760.000 per gram per gram.
Advertisement
Untuk harga buyback emas Antam naik lebih tinggi yaitu Rp 35.000. Harga buyback emas Antam hari ini ditetapkan Rp 2.580.000 per gram.
Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.580.000 gram.
Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.
Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.
Daftar Harga Emas Antam
Berikut daftar harga emas Antam hari ini Rabu (6/5/2026):
- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.445.000
- Harga emas 1 gram: Rp 2.790.000
- Harga emas 2 gram: Rp 5.520.000
- Harga emas 3 gram: Rp 8.255.000
- Harga emas 5 gram: Rp 13.725.000
- Harga emas 10 gram: Rp 27.395.000
- Harga emas 25 gram: Rp 68.362.000
- Harga emas 50 gram: Rp 136.645.000
- Harga emas 100 gram: Rp 273.212.000
- Harga emas 250 gram: Rp 682.765.000
- Harga emas 500 gram: Rp 1.365.320.000
- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.730.600.000
Harga Emas Hari Ini Naik Lagi Usai Sentuh Level Terendah
Sebelumnya, harga emas naik pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) setelah mencapai titik terendah lebih dari satu bulan pada sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas melambung karena investor menilai gencatan senjata di Timur Tengah yang rapuh dan potensi dampak konflik terhadap inflasi dan ekspektasi suku bunga.
Dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026), harga emas naik 0,8% menjadi USD 4.557,56 per ons, setelah menyentuh level terendah sejak 31 Maret 2026 pada hari Senin lalu. Harga emas berjangka AS ditutup lebih tinggi 0,8% ke level USD 4.568,50.
“Kita melihat adanya aksi beli setelah aksi jual besar-besaran baru-baru ini, dan penurunan harga minyak juga memberikan dukungan. Pasar akan terus memperhatikan berita utama, tetapi kita mungkin akan melihat fokus sedikit bergeser ke arah data ekonomi,” kata Analis Pasar American Gold Exchange, Jim Wyckoff.
“Para pelaku pasar emas yang optimistis membutuhkan dorongan fundamental yang signifikan untuk kembali mendapatkan pijakan mereka,” tambahnya.
Uni Emirat Arab mengatakan pihaknya diserang oleh rudal dan drone Iran, sementara Washington mengatakan gencatan senjata yang rapuh tetap berlaku meskipun terjadi baku tembak sehari sebelumnya ketika pasukan AS berupaya membuka paksa Selat Hormuz.
Jalur lalu lintas kapal ini, yang mengangkut sebagian besar pasokan minyak, pupuk, dan komoditas lainnya di dunia, praktis ditutup sejak serangan dimulai pada 28 Februari, sehingga mendorong kenaikan harga di seluruh dunia.
Harga minyak turun pada hari Selasa, tetapi kerugiannya terbatas. Harga energi yang tinggi berisiko memicu inflasi dan menunda siklus pelonggaran kebijakan bank sentral.
Daya Tarik Terhadap Emas Menurun
Meskipun emas dipandang sebagai lindung nilai aset terhadap inflasi dan ketidakpastian, namun daya tariknya cenderung menurun ketika suku bunga tinggi.
Permintaan akan aset safe-haven tetap ada, meskipun pengaruhnya telah melemah karena emas semakin dianggap sebagai aset yang sensitif terhadap risiko.
“Meskipun demikian, kebutuhan untuk melakukan lindung nilai terhadap inflasi, bersamaan dengan pembelian terus-menerus oleh bank sentral, telah membantu membatasi penurunan lebih lanjut sejauh ini,” kata Analis Pasar City Index, Fawad Razaqzada.
Sementara itu, rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan April akhir pekan ini akan menjadi ujian apakah perekonomian tetap cukup tangguh untuk mempertahankan kebijakan moneter Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed), atau apakah melemahnya pasar tenaga kerja dapat menghidupkan kembali alasan untuk penurunan suku bunga.
Harga perak menguat 0,4% menjadi USD 73,03. Harga platinum naik 1% menjadi USD 1.963,30, dan harga paladium naik 1,5% menjadi USD 1.501,41.