Saham Kospi Korea Selatan Capai Rekor Baru Hari Ini Rabu 6 Mei 2026

Simak gerak saham di Asia Pasifik hari ini Rabu 6 Mei 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 06 Mei 2026, 08:41 WIB
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks saham Kospi Korea Selatan mencapai rekor baru hari ini Rabu 6 Mei 2026 usai pasar saham Asia-Pasifik dibuka lebih tinggi. Lonjakan tersebut mengikuti kenaikan Wall Street Amerika Serikat (AS) semalam setelah harga minyak turun dan pendapatan yang kuat meningkatkan sentimen investor.

Dikutip dari Antara, Rabu (6/5/2026), indeks saham Kospi Korea Selatan naik 4,50% mencapai puncak baru, melanjutkan kenaikan lebih dari 70% sepanjang tahun ini. Hal tersebut seiring dibukanya kembali perdagangan pasar saham setelah libur.

Indeks saham Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil turun 0,15%. Saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mencapai rekor tertinggi, masing-masing naik lebih dari 8% dan 9% pada perdagangan awal.

Indeks saham S&P/ASX 200 Australia naik 0,58%. Indeks saham Hang Seng Hong Kong berada di angka 25.860, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks di angka 25.898,61.

Perdagangan pasar saham Jepang ditutup karena hari libur.

Sebagai sinyal bahwa upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis Timur Tengah berjalan sesuai rencana, Presiden  Donald Trump mengatakan bahwa upaya AS untuk memandu kapal keluar dari Selat Hormuz telah dihentikan sementara .

“Kami telah sepakat bersama bahwa, meskipun Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat guna melihat apakah Perjanjian tersebut dapat diselesaikan dan ditandatangani,” kata Trump.

 

 

Harga Minyak

Ilustrasi harga minyak dunia hari ini (Foto By AI)

Pada hari Senin, militer AS mulai memandu kapal-kapal komersial keluar dari Selat Hormuz di bawah Proyek Freedom. Menteri Pertahanan AS  Pete Hegseth pada hari Selasa mengatakan bahwa dua kapal komersial AS, bersama dengan kapal perusak Amerika, telah berhasil melewati selat tersebut dengan aman, menunjukkan bahwa jalur tersebut aman.

Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun 1,96% menjadi USD 100,27 per barel. Sedangkan harga minyak Brent untuk untuk pengiriman Juli turun 1,27% menjadi USD 108,48 per barel.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya