Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Indonesia dengan Gandeng Wirausaha Lokal

Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis yang stabil, tetapi juga berupaya memberikan nilai sosial nyata bagi masyarakat.

oleh Liputan6.comDiterbitkan 30 Mei 2026, 21:16 WIB
perbedaan meeting dan rapat ©Ilustrasi dibuat AI

Liputan6.com, Jakarta - Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis yang stabil, tetapi juga berupaya memberikan nilai sosial nyata bagi masyarakat setelah bertahun-tahun berkiprah di pasar Indonesia. Hal itu seperti yang dilakukan Mixue.

Melalui model bisnis dan jaringan gerainya, mereka turut menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja baru, serta menjalankan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan.

"Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat Indonesia dalam jangka panjang," ujar Head of Public Relations Mixue Southeast Asia Region, Alexs B.

Dia mengatakan, dalam bidang dukungan terhadap wirausaha mikro dan kecil, pihaknya membangun sistem waralaba yang dirancang agar lebih mudah dijalankan oleh mitra lokal.

"Model bisnis tersebut didukung oleh sistem rantai pasok, panduan operasional, serta standar pengelolaan gerai yang membantu masyarakat dalam memulai usaha," ucap Alexs.

Hingga saat ini, kata dia, lebih dari 1.400 warga lokal di berbagai wilayah Indonesia telah memilih bergabung dan membuka gerai. Kehadiran para mitra franchise ini turut menggerakkan ekonomi mikro, khususnya di kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga area komersial.

"Selain membuka ruang kewirausahaan, kami juga berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja lokal. Gerai offline di Indonesia secara langsung menciptakan sekitar 12.800 lapangan kerja penuh waktu," terang Alexs.

Prioritas Penduduk Lokal

Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis yang stabil, tetapi juga berupaya memberikan nilai sosial nyata bagi masyarakat setelah bertahun-tahun berkiprah di pasar Indonesia. (Istimewa)

Menurut Alexs, perusahaan juga memprioritaskan penduduk lokal, dengan proporsi karyawan lokal di gerai dan tim pendukung yang mencapai lebih dari 96 persen.

"Dampak ekonomi ini turut meluas ke sektor pendukung, mulai dari pengolahan bahan baku, logistik, renovasi gerai, produksi kemasan, hingga distribusi produk. Secara tidak langsung, rantai pasok tersebut disebut mendorong terciptanya peluang kerja bagi lebih dari 20.000 orang," ucap dia.

Alexs mengatakan, pertumbuhan di Indonesia akan terus diarahkan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kepatuhan dan kebutuhan pasar lokal.

"Mixue akan terus berkomitmen untuk berkembang secara berkelanjutan di Indonesia dengan berlandaskan fondasi yang telah dibangun selama ini. Dalam menjalankan bisnis, kami selalu mematuhi peraturan yang berlaku, memenuhi standar halal, serta terus melakukan penyesuaian produk agar sesuai dengan selera masyarakat lokal," papar dia.

Alexs menambahkan, pihaknya juga akan terus mendukung para mitra franchise lokal dalam mengembangkan usaha mereka.

"Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri terkait di Indonesia," kata dia.

Menurut Alexs, keberadaan mitra lokal menjadi bagian penting dari perjalanan MIXUE dalam memperluas dampak ekonomi di berbagai daerah.

Komitmen di Berbagai Wilayah Indonesia

Di luar perkembangan bisnis, lanjut Alexs, pihaknya juga menempatkan kegiatan sosial sebagai bagian dari komitmen perusahaan.

"Di berbagai wilayah Indonesia, merek ini secara rutin terlibat dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti mengadakan jamuan amal saat Idul Fitri, mengunjungi panti asuhan, serta menyalurkan bantuan ketika terjadi bencana atau keadaan darurat," kata dia.

Selain itu, lanjut Alexs, pihaknya turut merespons isu lingkungan melalui inisiatif pengurangan penggunaan plastik di gerai sebagai langkah untuk mengurangi limbah dan mendukung pelestarian ekosistem lokal.

"Mixue berkomitmen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya lokal guna mempererat hubungan dengan masyarakat dan komunitas setempat," kata dia.

"Kami berharap dapat terus tumbuh bersama Indonesia dalam jangka panjang, menjadi merek minuman yang dipercaya dan dicintai masyarakat, serta melangkah maju bersama para mitra lokal untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi dan sosial Indonesia," sambung Alexs B.

Sementara itu, Pengamat Industri melihat model pengembangan Mixue di Indonesia sebagai salah satu contoh bagaimana merek asing dapat beradaptasi dengan kondisi lokal.

"Melalui operasional yang patuh pada peraturan, dukungan terhadap kewirausahaan, penyerapan tenaga kerja, serta kegiatan sosial, mereka berupaya memperkuat kehadirannya tidak hanya sebagai merek minuman, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem ekonomi dan komunitas masyarakat Indonesia," jelas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya