Liputan6.com, Kuala Lumpur - Ada hal unik ketika tim Liputan6.com melaksanakan salat Jumat di Bukit Bintang, Malaysia.
Pada Jumat, 1 Mei 2026, pukul 13.00 waktu setempat, jalan menuju Al Bukhary Mosque sedikit macet karena orang-orang hendak Jumatan.
Advertisement
"Jam (kemacetan) di sini biasanya karena orang mau salat Jumat. Kalau hari Jumat di sekitar sini banyak yang berniaga (dagang)," kata warga Malaysia, Yazin.
Hal uniknya adalah jika masjid-masjid di Indonesia umumnya mengedarkan kotak amal secara estafet dari satu jemaah ke jemaah lain maka di Malaysia, kotak amal hanya diletakkan di depan pintu masuk.
Dari sisi tata cara salat Jumat, tidak ada perbedaan yang kentara. Jemaah mengambil wudu, kemudian melakukan salat sunah, mendengarkan khotbah, dan lanjut salat Jumat.
Al Bukhary Mosque terletak di Jalan Hang Tuah, Bukit Bintang, Kuala Lumpur. Masjid besar dengan cat putih dan kubah biru ini adalah pengganti Surau (musola) Babul Jannah yang berusia 147 tahun. Usulan untuk membangun masjid yang lebih besar baru muncul sekitar tahun 2001. Sebuah Komite Proyek Masjid dibentuk untuk memimpin inisiatif ini.
Di halaman masjid, digelar tikar-tikar besar khusus untuk Jumatan. Karena tidak hanya di dalam ruangan, jemaah juga memenuhi teras hingga halaman masjid.