Apple Setop Penjualan Mac Mini Versi Termurah, Ini Alasannya

Bagi kamu yang berniat ingin membeli Mac Mini versi termurah harus bersabar karena penjualannya resmi disetop. Apa alasan Apple?

oleh IskandarDiterbitkan 05 Mei 2026, 14:00 WIB
Apple Mac Mini Dirilis, Desktop Mungil dengan Performa Gahar dari Chip M4 dan M4 Pro!  (Doc: Apple)

Liputan6.com, Jakarta - Apple secara resmi menghentikan penjualan Mac Mini varian standar seharga USD 599 atau sekitar Rp 10,4 juta. Berdasarkan pantauan pada laman resmi Apple Store yang pertama kali dilaporkan oleh MacRumors, perangkat desktop mungil tersebut kini hanya tersedia dalam konfigurasi penyimpanan minimal 512GB.

Diwartakan Engadget, Selasa (5/5/2026), perubahan tersebut membuat Mac Mini termurah saat ini menjadi USD 799 (sekitar Rp 13,8 juta).

Langkah ini diduga kuat dipicu oleh melonjaknya permintaan industri kecerdasan buatan (AI) terhadap memori, penyimpanan, dan chip berperforma tinggi. Mac Mini sendiri telah menjadi pilihan populer bagi para pengembang untuk menjalankan agen AI.

Saat pertama kali diluncurkan dengan desain baru pada tahun 2024, Mac Mini versi USD 599 dianggap sebagai salah satu penawaran terbaik Apple dalam satu dekade terakhir.

Berbekal chip M4, RAM minimal 16GB, dan penyimpanan 256GB, perangkat ini sangat mumpuni untuk menjalankan large language models (LLM) secara lokal serta menjadi komputer khusus untuk agen AI seperti OpenClaw.

Tingginya minat dari komunitas pegiat AI, ditambah dengan kendala pasokan komponen memori dan penyimpanan global, diyakini menjadi alasan utama Apple menghapus model termurahnya dari pasar.

 

Pengakuan Tim Cook 

CEO Apple, Tim Cook, memberikan sinyal mengenai ketidakseimbangan pasokan chip dalam laporan pendapatan terbaru perusahaan.

"Kami memperkirakan Mac Mini dan Mac Studio membutuhkan waktu beberapa bulan untuk mencapai keseimbangan antara pasokan dan permintaan," ujar Cook.

"Keduanya adalah platform luar biasa untuk alat AI dan agen (AI). Pengakuan pelanggan terhadap hal tersebut terjadi lebih cepat dari prediksi kami, sehingga kami melihat permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan," ia memungkaskan

 

Fenomena 'RAMaggedon'

Apple tampaknya tengah berupaya meredam dampak dari fenomena yang kerap disebut "RAMaggedon", kondisi di mana harga komponen RAM dan penyimpanan melonjak tajam.

Strategi serupa sebelumnya terlihat pada pembaruan MacBook Air dengan chip M5, di mana Apple menaikkan standar penyimpanan ke 512GB dengan harga awal USD 1.099 atau sekitar Rp 19 jutaan.

Namun, berbeda dengan lini laptop yang memiliki varian MacBook Neo sebagai opsi ekonomis, lini Mac Mini saat ini tidak memiliki produk pengganti yang setara di rentang harga tersebut.

Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Apple akan kembali menghadirkan varian dengan harga terjangkau di masa depan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya