Kondisi Nenek Aneta Usai Lima Hari Bertahan Sendirian di Hutan Tomohon

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban di area Perkebunan Rambunan, sekitar 3 kilometer dari kediaman nenek Aneta.

oleh Yoseph IkanubunDiterbitkan 04 Mei 2026, 11:02 WIB
Tim SAR evakuasi wanita 79 Tahun dari hutan Tomohon

 

Liputan6.com, Jakarta - Aneta Awuy (79), warga Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, yang dilaporkan hilang di Perkebunan Zanuriri akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (4/5/2026) pagi. Lima hari wanita itu bertahan di hutan.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban di area Perkebunan Rambunan, sekitar 3 kilometer dari kediamannya, setelah melakukan penyisiran intensif menggunakan teknologi drone thermal. Korban ditemukan dalam kondisi lemas, langsung dilarikan ke RS Siloam Sonder untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang terlibat atas kerja sama dan dedikasi dalam operasi ini, sehingga korban dapat ditemukan dengan selamat," ujar Kepala Basarnas Sulut, George Mercy Randang dalam keterangannya pascaevakuasi.

Dia menekankan bahwa sinergi lintas organisasi menjadi kunci utama korban tetap bisa ditemukan meski sudah memasuki hari kelima.

Operasi SAR ini bukan tanpa tantangan; tim harus membagi personel ke berbagai titik koordinat sejak briefing dimulai pukul 06.50 Wita. Berkat koordinasi yang matang, keberadaan Aneta berhasil terdeteksi hanya dalam waktu 40 menit setelah pencarian hari itu dimulai.

Dukungan peralatan seperti rescue truck dan perangkat komunikasi yang mumpuni di medan perkebunan yang cukup sulit, sangat membantu tim dalam mempercepat proses evakuasi dari titik temuan menuju pusat medis.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Tomohon Selatan ini resmi dinyatakan ditutup pada pukul 08.10 Wita, setelah seluruh tim melakukan debriefing dan evaluasi. Seluruh unsur yang terlibat, termasuk KPA Vulkano Tomohon dan masyarakat sekitar, kini telah ditarik kembali ke satuan masing-masing.

 

Hilang Sejak Akhir April 2026

Aneta Awuy dilaporkan hilang di area Perkebunan Zanuriri sejak Rabu (29/4/2026). Korban terpantau meninggalkan rumah pada Rabu pagi sekira pukul 08.00 Wita menuju arah perkebunan. Namun hingga Kamis (30/4/2026) pagi, korban tak kunjung kembali ke rumah. Upaya pencarian mandiri yang dilakukan pihak keluarga dan warga setempat pun nihil, hingga akhirnya pihak kelurahan melaporkan insiden ini ke Kantor SAR Manado.

Mendapat laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado segera memberangkatkan tim rescue. Sebanyak 10 personel diterjunkan ke lokasi untuk menyisir area perkebunan yang cukup luas tersebut.

Humas Basarnas Sulut, Nuriadin Gumeleng, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian ini menjadi prioritas mengingat usia korban yang sudah lanjut dan kondisi medan perkebunan.

”Kami menerima laporan pukul 09.35 WITA dan langsung memberangkatkan tim rescue 20 menit kemudian. Mengingat korban sudah berusia 79 tahun, faktor kelelahan dan kondisi cuaca di lapangan menjadi perhatian utama kami dalam mempercepat proses pencarian,” ujar Nuriadin saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).

Untuk mengoptimalkan pencarian di medan perkebunan yang rimbun, Basarnas Manado mengerahkan berbagai peralatan khusus, termasuk teknologi pemindai suhu tubuh.

”Tim di lapangan saat ini sedang bekerja maksimal menyisir titik-titik yang dicurigai. Kami juga memaksimalkan penggunaan drone thermal untuk menjangkau area yang sulit ditembus personel secara manual,” tambah Nuriadin. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya