Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan komitmen partainya dan pemerintah daerah dalam mengawal kesejahteraan para pekerja. Dia memaparkan keberhasilan program Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) yang telah menjangkau 59.000 penerima manfaat.
Menurut dia, kartu tersebut memberikan sejumlah manfaat untuk para pekerja di Jakarta. Mulai dari, akses transportasi gratis hingga dukungan pendidikan untuk keluarga pekerja.
Advertisement
"Hingga saat ini, lebih dari 59.000 KPJ telah diterbitkan. Manfaatnya nyata, mulai dari akses transportasi publik gratis, subsidi pangan, hingga dukungan pendidikan bagi keluarga pekerja," jelas Rano Karno saat peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di GOR Otista, Jakarta Timur, Minggu (3/5/2026).
Tak hanya itu, dia menuturkan beberapa jaring pengaman sosial lainnya seperti KJP, KLJ, hingga jaminan kesehatan melalui Jamkesjak yang diintegrasikan untuk menjaga daya beli pekerja. Khususnya, kelompok dengan penghasilan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Disisi lain, pria yang akrab disapa Bang Doel ini menyebut bahwa kaum pekerja bukan sekadar elemen penggerak, melainkan tulang punggung ekonomi ibu kota. Untuk itu, kata dia, kesejahteraan dan hak pekerja tak boleh diabaikan.
"Di tengah ketidakpastian ekonomi global, kita diingatkan untuk tidak abai terhadap hak-hak pekerja. Karena pada kenyataannya, para pekerja adalah tulang punggung yang menjaga roda perekonomian Jakarta tetap bergerak," tutur Rano.
Pentingnya Sinergi Pemerintah, Pengusaha dan Buruh
Dia menjelaskan bahwa semangat Hari Buruh lahir dari perjuangan panjang untuk keadilan, bukan dari ruang yang tenang.
Oleh sebab itu, Rano menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan buruh demi menciptakan iklim kerja yang kondusif.
"Peringatan Hari Buruh ini hendaknya menjadi ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi dan memperkuat perekonomian kota secara bersama-sama. Kolaborasi adalah kunci agar kita tetap tangguh," jelas Rano.