Investasi Rp 1,2 Triliun Masuk IKN, Bangun Apartemen hingga Sport Center

Investasi IKN mencapai Rp 1,2 triliun dari dua perusahaan, memperkuat ekosistem kota melalui proyek properti dan fasilitas publik.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 02 Mei 2026, 20:00 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka mengungkap bahwa pihaknya baru saja mengunjungi IKN pada bulan lalu. Tampak foto udara yang diambil pada 14 Agustus 2025 ini menunjukkan Istana Kepresidenan dan gedung-gedung kementerian pemerintah yang sedang dalam tahap pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota baru Indonesia yang direncanakan, di Kalimantan Timur. (Foto oleh AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat tambahan investasi sebesar Rp 1,2 triliun dari dua perusahaan swasta yang dinilai akan memperkuat ekosistem kawasan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan bahwa investasi tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan fasilitas komersial dan penunjang di kawasan inti IKN.

"Kerja sama berupa investasi ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan proyek komersial dan fasilitas pendukung di IKN," ujarnya dikutip dari Antara, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Basuki, kehadiran proyek-proyek tersebut akan memperkaya fasilitas perkotaan sekaligus mendorong terciptanya ekosistem kota yang lebih hidup, produktif, dan inklusif.

Investasi ini mencakup pembangunan apartemen, hotel, pusat olahraga, hingga restoran yang diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di kawasan IKN.

 

Proyek Apartemen dan Hotel Didominasi Investor Asing

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke IKN, Selasa (30/12/2025). (Foto: Istimewa)

Salah satu investor utama adalah PT Dian Jaya Indonesia, anak usaha dari perusahaan asal Korea Selatan Dian Development Co.Ltd.

Perusahaan ini akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel di kawasan Pusat Pendidikan (Education Precinct) di WP KIPP Sub WP 1B. Proyek tersebut direncanakan mulai dibangun pada kuartal IV 2026 di atas lahan seluas sekitar 33.201 meter persegi.

Nilai investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp1,15 triliun.

Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menilai IKN memiliki potensi besar sebagai kota pintar modern dengan prospek kenaikan nilai properti yang menjanjikan.

 

Fasilitas Publik dan Sport Center Dukung Aktivitas Kawasan

Selain proyek properti, PT Biru Makmur Abadi juga akan mengembangkan pusat olahraga (sport center) dan restoran di kawasan KIPP 1C, dekat SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma.

Proyek ini akan dibangun di atas lahan sekitar 16.387 meter persegi dengan nilai investasi sekitar Rp50 miliar, dan ditargetkan mulai konstruksi pada kuartal IV 2026.

Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, menyebut IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis.

Menurutnya, konsep kota pintar dan ramah lingkungan yang diusung pemerintah sejalan dengan tren global.

Dengan masuknya berbagai investasi tersebut, IKN diharapkan semakin siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus kota modern yang berkelanjutan di Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya