Liputan6.com, Jakarta - Josh Holmes tak hanya menyambangi Indonesia lewat intimate concert di COMA M Bloc, pada Minggu (3/5/2026) kemarin. Sehari sebelumnya ia juga merilis lagu baru bertajuk "Last First Kiss."
Saat mengunjungo kantor Liputan6.com di Gondangdia Jakarta Pusat baru-baru ini, ia mengungkap inspirasi di balik lagu ini.
Advertisement
"Saat pertama kali menulis lagu ini, aku berpikir tentang bagaimana perasaan saat bertemu seseorang, yang mana saat kamu bertemu dengan orang ini, kamu ingin menghabiskan seumur hidupmu bersamanya," kata penyanyi indie asal Inggris tersebut.
Ia menambahkan bahwa setelah momen pertemuan ini, tak momen "perdana" lain bersama orang lain setelahnya, karena semua hal telah berakhir di sosok ini. "Baik itu ciuman, kencan pertama, dansa, pernikahan, engkau berharap dilakukan terakhir kalinya bersama orang ini, yang begitu spesial," Josh melanjutkan.
Lagu ini pertama kali mulai ditulis sekitar 3,5 tahun lalu di Bali. "Chorusnya saat itu dibuat di Bali," kata dia. Saat itu, ia hanya mereka-reka lagu ini dalam imajinasinya.
Dan di sinilah "masalahnya".
Josh Holmes menceritakan bahwa lagu-lagu yang ia buat, sebagian besar terinspirasi dari pengalaman prbadi. Ia menuangkan cerita hidupnya dalam karyanya. "Dan itulah yang hilang dari lagu ini," kata dia.
Inspirasi dari Kekasih Hati
Lagu "Last First Kiss" akhirnya disimpan selama bertahun-tahun, dan kembali ia garap ketika bertemu dengan satu sosok spesial.
"Sampai akhirnya setelah aku bertemu dengan kekasihku saat ini, tiga tahun kemudian. Aku mendapat inspirasi dari dirinya, dan hubungan kami, membuatku bisa merampungkan lagu ini," kata dia.
Jadi, apakah sang kekasih adalah "Last First Kiss"-nya? "Hopefully (semoga begitu)," kata dia sambil tertawa.
Konser Intimate di Jakarta
Dalam kesempatan yang sama, Josh juga bercerita tentang konser yang ia helat di M Bloc. Ia rupanya datang ke Indonesia tanpa sokongan dari label ataupun promotor besar. Namun tiket konsernya di M Bloc pada hari Minggu kemarin telah sold out dalam waktu singkat: 350 lembar dalam waktu lima hari!
"Aku melakukan semuanya sendiri. Dan di sini aku bekerja sama dengan tim di Jakarta, Indonesia. Aku juga kerja sama dengan talenta lokal, jadi selama ini kami berkomunikasi, aku di Inggris dan tim kecil di sini. Semua dilakukan tanpa label, tanpa pihak manajemen," kata dia.
Pertumbuhan Penggemar Josh Holmes
Josh Holmes mengungkap, ia sebelumnya telah manggung di sejumlah kota di Indonesia, dan melihat pertumbuhan basis penggemar di Jakarta. "Dan Jakarta sekarang adalah salah satu fanbase-ku yang solid di dunia," ujarnya.
Karenanya, ia bungah karena mendapat sambutan hangat saat mengutarakan niat untuk konser dalam mailing list yang beranggotakan para penggemar.
"Ada 900 orang yang mendaftar, menyatakan mereka tertarik datang ke pertunjukan itu. Dari situ, aku mengirim pesan kepada semua orang di daftar tersebut, dan pesan yang kudapat begitu suportif dan semua begitu bersemangat," ujarnya.