Liputan6.com, Jakarta - Google meningkatkan fungsionalitas asisten kecerdasan buatan (AI) miliknya, Gemini, dengan kemampuan pembuatan dokumen secara langsung.
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan berbagai format file populer hanya melalui perintah teks (prompt), tanpa perlu melakukan proses salin-tempel yang merepotkan.
Advertisement
Mengutip laman GSMArena, Sabtu (2/5/2026), langkah ini diambil Google untuk memangkas hambatan administratif dalam alur kerja digital.
"Fitur baru ini akan memudahkan Anda memindahkan pekerjaan ke berbagai aplikasi berbeda," tulis Google dalam keterangan resminya.
Gemini tidak hanya memberikan jawaban dalam bentuk teks di kolom percakapan, tetapi juga mampu mengonversi informasi tersebut ke dalam format dokumen profesional.
Berikut adalah daftar format yang didukung:
- Google Workspace: Docs, Sheets, dan Slides.
- Dokumen Standar: .pdf, .docx, .xlsx, .csv, dan Rich Text Format (RTF).
- Format Teknis: LaTeX, Plain Text (TXT), dan Markdown (MD).
Mudah Diakses
Fitur ini telah digulirkan secara global dan dapat dinikmati seluruh pengguna Gemini. Mekanismenya pun dirancang sangat sederhana--setelah pengguna memberikan instruksi dan Gemini memproses konten tersebut--sistem akan menawarkan opsi untuk langsung mengunduh file ke perangkat atau mengekspornya ke Google Drive.
Inovasi ini dinilai sebagai solusi bagi para profesional yang sering kali harus memformat ulang hasil riset atau draf tulisan dari AI ke aplikasi pengolah kata pihak ketiga.
Dengan dukungan format yang luas, mulai dari kebutuhan akuntansi (.csv/.xlsx) hingga penulisan akademik (LaTeX), Gemini berupaya menjadi pusat produktivitas yang lebih terintegrasi dalam ekosistem kerja digital.
Pengguna sudah dapat mencoba fitur ini melalui antarmuka Gemini, baik di perangkat mobile maupun desktop.