Sembari Tenteng Senpi, Gerombolan Anak Muda Rusak Motor Warga

Viral sebuah video yang memperlihatkan seorang anak muda menenteng diduga senpi di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

oleh FauzanDiterbitkan 01 Mei 2026, 18:18 WIB
Video yang memperlihatkan seorang anak muda menenteng diduga senpi di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: Tangkapan layar dari video yang beredar).

Liputan6.com, Makassar - Viral sebuah video di mana memperlihat segerombolan anak muda, di mana dari salah satunya terlihat menenteng diduga senjata api (senpi) yang kemudian melakukan pengrusakan di Jalan Langgau, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Anggota sudah melakukan penyelidikan, sudah bertemu dengan tokoh masyarakat, sudah turun ke TKP melakukan wawancara dan bertemu dengan pihak korban," kata apolsek Bontoala Kompol Andi Aris Abubakar kepada wartawan, Jumat (1/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, keributan diduga dipicu persinggungan antara kelompok pelaku yang melintas menggunakan sepeda motor dengan sejumlah anak muda yang sedang nongkrong di kawasan Jalan Langgau.

Kelompok tersebut diketahui melintas di lokasi saat hendak menuju wilayah Tammajene, Kecamatan Panakkukang.

"Ini kan anak muda ya, bersinggungan namanya banyak gerombolan motor kayak begitu cari masalah. Dia mau ke Tammajene wilayah Panakkukang tetapi lewat di Langgau," kata Aris.

 

Merusak Fasilitas Warga

Dalam aksi tersebut, para pelaku diduga merusak sejumlah fasilitas milik warga. Pot bunga di sekitar lokasi pecah, sementara beberapa sepeda motor yang terparkir dijatuhkan.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian itu. Hingga kini aparat masih memburu kelompok pelaku, termasuk pria yang terlihat membawa senjata api dalam video viral tersebut.

"Sampai sekarang belum ada laporan polisi atau pengaduan resmi dari korban. Baru sebatas laporan informasi yang kami tindak lanjuti," kata Aris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya