Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 24 Saksi Diperiksa Intensif

Pemeriksaan saksi kasus kecelakaan kereta ini dilakukan oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 30 April 2026, 23:24 WIB
Para pekerja memeriksa kondisi lokomotif Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan salah satu gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line yang mengalami kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa 28 April 2026. (AP Photo/Tatan Syuflana)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi telah memeriksa 24 saksi dalam kasus kecelakaan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek, KRL Commuter Line, dan taksi Green SM di perlintasan sebidang Ampera dan Stasiun Bekasi Timur.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Subdirektorat Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Kamneg Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

“Penyidik telah memeriksa 24 orang dan tujuh orang saat ini sedang dimintai keterangan di Pusdalopska 1 wilayah Manggarai,” tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).

Tujuh orang yang sedang diperiksa tersebut adalah Kepala Pusat Pengendalian (Kapusdal), Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), petugas sinyal, masinis KRL Commuter, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis KA Argo Bromo Anggrek, dan pengendali.

“Proses permintaan keterangan masih berlangsung, kita tunggu bersama. Kami meyakini Polda Metro Jaya akan menangani perkara ini secara prosedural, profesional, dan akuntabel,” jelas dia.

 

16 Korban Tewas

Taksi Green SM ikut tertabrak KRL di Bekasi Timur. (Liputan6.com/Rifqy)

Sebelumnya, kecelakaan maut yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam itu menewaskan 16 orang dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Insiden tersebut dipicu oleh mogoknya taksi Green SM di tengah perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan. Kendaraan itu kemudian dihantam KRL yang melintas.

Akibat kecelakaan pertama, satu rangkaian KRL tujuan Cikarang berhenti darurat di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam posisi berhenti tersebut, rangkaian KRL kemudian tertabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya