Emi Wiranto hingga Inayah Wahid Raih Penghargaan MURI Kartini, Rawat Budaya Membentuk Peradaban

Emi Wiranto yang dikenal sebagai filantropis dan pegiat budaya nasional meraih gelar doktor sekaligus penghargaan MURI Kartini di Jakarta, April 2026.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 28 April 2026, 08:00 WIB
Emi Wiranto yang dikenal sebagai filantropis dan pegiat budaya nasional meraih gelar doktor sekaligus penghargaan MURI Kartini di Jakarta, April 2026. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Emi Wiranto)

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak catatan gemilang sepanjang April, yang disebut sebagai bulan Kartini. Salah satunya datang dari Dr. Emi Wiranto, S.H., M.H., filantropis dan pegiat budaya nasional. Selain gelar doktor, ia menyabet penghargaan MURI Kartini sebagai bentuk pengakuan atas peran ganda sebagai intelektual dan praktisi sosial. Tak sendiri, Emi Wiranto mendapat perhargaan ini bersama sejumlah tokoh antara lain Ike Nirwan Bakrie, Inayah Wahid, hingga perancang busana papan atas Oscar Lawalata yang kini dikenal sebagai Asha Smara Darra.

Emi Wiranto meraih penghargaan MURI Kartini atas kiprah di bidang pelestarian budaya. Ia menjadi tokoh penting dalam upaya pengajuan kebaya sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Selain itu, Emi Wiranto mendirikan Yayasan Sekar Ayu Jiwanta, lalu menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat prasejahtera serta sederet kegiatan sosial lainnya. Ia kini resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Kepolisian dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dengan inovasi akademis yakni, Teori Nudge dalam Pemolisian Berbasis Budaya.

Dalam sidang pra-promosi Doktoral pada 13 April 2026, Emi Wiranto mempertahankan disertasi yang mengangkat topik revolusioner, “Inkorporasi Nudge dalam Model Pemolisian Kolaboratif.” Penelitian ini menawarkan perspektif baru dalam dunia keamanan.

“Pemeliharaan kebudayaan dipandang sebagai instrumen krusial bagi ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kebudayaan yang dirawat akan membentuk peradaban. Menjaga peradaban berarti menjaga kamtibmas,” katanya kepada awak media di Jakarta, Senin, 27 April 2026.

 


Sebuah Ekosistem

Emi Wiranto yang dikenal sebagai filantropis dan pegiat budaya nasional meraih gelar doktor sekaligus penghargaan MURI Kartini di Jakarta, April 2026. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Emi Wiranto)

Emi Wiranto menunjukkan, filantropi, pendidikan, dan kebudayaan adalah pilar yang saling dukung. Melalui gelar doktoral, ia memberi landasan akademis bagi pentingnya cultural security.

“Cultural security adalah sebuah ekosistem di mana masyarakat menjaga keamanan atas dasar kesadaran kolektif dan kebanggaan terhadap identitas lokal,” Emi Wiranto membeberkan.


Bukan Sekadar Apresiasi

Dalam kesempatan itu, Emi Wiranto juga menyorot penghargaan MURI Kartini yang didapat bersama sejumlah tokoh masyarakat. Menurutnya, penghargaan adalah apresiasi sekaligus pengingat.

“Penghargaan ini bukan sekadar apresiasi atas prestasi individu, melainkan pengingat pentingnya kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga masa depan bangsa tanpa melupakan akarnya,” ujarnya.

 


Bersama Belasan Tokoh Penting

Pada perhelatan MURI Kartini yang digelar pada 19 April 2026 di Perpustakaan Nasional Jakarta, Emi Wiranto mendapat perhargaan bersama belasan tokoh dengan kiprah tak main-main. Siapa saja mereka?

  1. Asha Smara Darra – Ketua Yayasan Umaratu
  2. Ayu Heni Rosan – Ketua Yayasan Citra Kartini Indonesia
  3. Diah Kusumawardani Wijayanti, S.Sos., M.Hum. – Ketua Yayasan Belantara
  4. Budaya
  5. Dra. Dewi Sulastri – Founder Yayasan Swargaloka
  6. Dra. Halida Nuriah Hatta, M.A – Ketua Yayasan Hatta
  7. Evy Amir Syamsudin – Ketua Yayasan Second Chance
  8. Gendis Soeharto – Ketua Yayasan Ketua Yayasan Lembaga Gerakan Nasional
  9. Orang Tua Asuh (YL - GNOTA)
  10. Happy Djarot – Ketua Yayasan Krida Kebaya Jakarta
  11. Hetty Andika Perkasa – Ketua Perempuan Laju Perkasa
  12. Ike Nirwan Bakrie – Ketua Perkumpulan Rumah Pesona Kain
  13. Inaya Wulandari Wahid - Jaringan Gusdurian
  14. Inti Nusantari Subagio – Founder/President Director For All Nations Campus
  15. Nanik Hadi Tjahjanto – Ketua Umum KOWANI 2024–2029
  16. Sendy Yusuf – Ketua Yayasan Batik Jawa Barat

 

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya