Ingin Wangi Parfum Tahan Seharian? Ini Tips yang Perlu Diperhatikan

Simak tips agar wangi parfum tahan seharian, mulai dari pulse points, layering, hingga pilihan parfum long-lasting yang tepat.

oleh nofie tessarDiterbitkan 30 April 2026, 08:00 WIB
Ilustrasi seorang pria dengan wangi parfum tahan seharian. ©voronaman/Depositphotos

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang menginginkan satu hal yang sama saat memakai parfum wanginya tetap terasa dari pagi sampai malam. Namun dalam praktiknya, hal itu tidak selalu mudah didapat. Baru beberapa jam beraktivitas, aroma parfum mulai memudar dan kesan segar yang diharapkan pun ikut berkurang.

Padahal, wangi parfum yang tahan seharian bukan hanya soal memilih aroma yang enak. Ada kombinasi antara teknik pemakaian dan pemilihan produk yang tepat. Bagi pria aktif yang harus berangkat kerja sejak pagi, berpindah meeting, menghadapi perjalanan pulang, lalu lanjut bertemu teman atau menghadiri agenda santai di malam hari, detail seperti ini bisa sangat berpengaruh pada penampilan.

Dengan cara pakai yang tepat, parfum bisa bekerja lebih maksimal. Dan ketika dikombinasikan dengan produk yang memang punya karakter long-lasting, hasilnya pun terasa lebih optimal.

Kunci Pertama: Pakai Parfum di Area yang Tepat

Salah satu langkah paling penting agar parfum bertahan lebih lama adalah mengaplikasikannya di pulse points atau titik nadi. Area seperti leher, belakang telinga, pergelangan tangan, dan bagian dalam siku punya suhu yang lebih hangat, sehingga membantu aroma parfum keluar dan berkembang lebih baik.

Banyak orang masih terbiasa menyemprot parfum secara acak, bahkan hanya ke pakaian. Padahal, kulit terutama di area nadi lebih membantu parfum bekerja secara alami. Untuk aktivitas harian yang panjang, teknik ini cukup penting karena membantu wangi terasa lebih stabil sepanjang hari.

Selain itu, kondisi kulit juga tidak boleh diabaikan. Parfum lebih mudah bertahan di kulit yang lembap dibanding kulit yang kering. Itulah sebabnya, memakai parfum setelah mandi atau setelah menggunakan pelembap ringan sering memberi hasil lebih baik. Kulit yang terhidrasi membantu aroma “menempel” lebih lama, sehingga tidak cepat menguap saat tubuh mulai beraktivitas.

Layering dan Re-apply Strategy yang Sering Terlewat

Kalau ingin wangi bertahan lebih lama, teknik layering juga layak dipertimbangkan. Konsepnya sederhana, membangun dasar yang mendukung performa parfum. Ini bisa dilakukan dengan menggunakan body lotion atau oil terlebih dulu, terutama yang aromanya netral atau sejalan dengan karakter parfum yang dipakai.

Dengan layering, parfum tidak langsung menempel pada kulit yang kering. Hasilnya, aroma biasanya terasa lebih awet dan lebih menyatu. Untuk target pembaca yang punya rutinitas padat, langkah ini cukup membantu agar wangi tetap terasa segar lebih lama tanpa harus terus-menerus menyemprot ulang.

Meski begitu, re-apply strategy tetap penting. Jika aktivitas berlangsung sangat panjang misalnya dari pagi sampai malam membawa parfum untuk dipakai ulang di waktu yang tepat bisa menjadi solusi praktis. Kuncinya bukan menyemprot berlebihan, melainkan menambahkan secukupnya saat aroma mulai menurun. Dengan cara ini, wangi tetap terjaga tanpa terasa terlalu berat.

Di sisi lain, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari. Do yang perlu diingat adalah semprot di titik nadi, gunakan di kulit lembap, dan atur jumlah semprotan sesuai situasi. Sedangkan don’t yang cukup sering terjadi adalah menggosok parfum setelah disemprot, memakai terlalu banyak sekaligus, atau menyemprot di area yang kurang tepat. Kebiasaan seperti ini justru bisa membuat performa parfum tidak maksimal.

Saat Teknik yang Tepat Bertemu Parfum yang Memang Tahan Lama

FFAR Sigma Spirit EDP. (FFAR)

Tentu, semua teknik tadi akan bekerja lebih baik jika didukung parfum yang memang punya karakter long-lasting. Di titik inilah pilihan produk menjadi penting.

Salah satu opsi yang relevan untuk kebutuhan ini adalah FFAR Sigma Spirit EDP. Parfum ini dirancang untuk pria aktif dengan karakter segar dan energik, serta ketahanan hingga 8 jam. Bukaan aromanya hadir dari kombinasi ozone, lemon, bergamot, lavandin, dan Italian orange, lalu berkembang melalui melon, nutmeg, patchouli, geranium, dan white floral, sebelum ditutup dengan vetiver, amber, musk, leather, dan cedar. Perpaduan ini membuat aromanya terasa fresh di awal, tetapi tetap punya jejak maskulin yang rapi hingga akhir.  

Karakter seperti ini cocok untuk pria yang ingin tetap wangi dari pagi saat berangkat kerja hingga malam saat agenda belum selesai. Dengan pemakaian di titik nadi, kondisi kulit yang lembap, layering yang tepat, dan reapply seperlunya, FFAR Sigma Spirit EDP bisa menjadi solusi yang mendukung kebutuhan wangi tahan lama dalam keseharian. Persona yang dibawa juga dekat dengan sosok pria yang confident, optimistic, dan classy, sehingga terasa pas untuk mereka yang ingin tampil segar, rapi, dan percaya diri di berbagai situasi.  

Pada akhirnya, tips agar wangi parfum tahan seharian bukanlah soal satu trik tunggal. Hasil terbaik datang dari kombinasi teknik pemakaian yang benar dan produk yang memang mendukung. Saat keduanya berjalan bersama, aroma tidak hanya bertahan lebih lama, tetapi juga membantu menjaga kesan segar sepanjang hari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya