7 Tanda Kehamilan dalam Kondisi Berbahaya, Perlu Diwaspadai

Tidak semua keluhan selama kehamilan bersifat normal. Beberapa gejala dapat menjadi indikasi adanya komplikasi serius, waspada 7 tanda ini.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiterbitkan 28 April 2026, 11:00 WIB
7 Tanda Kehamilan dalam Kondisi Berbahaya dan Perlu Diwaspadai. Foto: rawpixel.com/Freepik.

Liputan6.com, Jakarta - Dokter spesialis kebidanan dan kandungan, Dewi Rochyantini, mengimbau ibu hamil untuk waspada jika ada tujuh tanda bahaya kehamilan.

Tujuh tanda yang perlu segera mendapat perhatian medis itu adalah:

1. Perdarahan dari Jalan Lahir

Perdarahan, baik sedikit maupun banyak, bisa menjadi tanda keguguran, plasenta previa, atau solusio plasenta. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan segera.

2. Nyeri Perut Hebat

Nyeri perut yang intens dan terus-menerus bukan hal yang normal dalam kehamilan. Hal ini bisa menandakan masalah serius seperti kehamilan ektopik atau gangguan pada plasenta.

3. Sakit Kepala Hebat dan Penglihatan Kabur

Keluhan ini dapat menjadi tanda preeklamsia, yaitu kondisi tekanan darah tinggi dalam kehamilan yang berbahaya jika tidak ditangani.

4. Pembengkakan Berlebihan

Pembengkakan pada wajah, tangan, atau kaki yang terjadi secara tiba-tiba dan berlebihan perlu diwaspadai, terutama jika disertai tekanan darah tinggi.

5. Gerakan Janin Berkurang

Janin yang aktif merupakan tanda kondisi yang baik. Jika gerakan janin berkurang atau tidak terasa, segera lakukan pemeriksaan.

6. Demam Tinggi

Demam selama kehamilan dapat menandakan adanya infeksi yang berpotensi membahayakan ibu dan janin.

7. Keluar Cairan dari Jalan Lahir

“Jika keluar cairan seperti air ketuban sebelum waktunya, hal ini bisa menjadi tanda ketuban pecah dini yang memerlukan penanganan segera,” kata dokter yang bertugas di RS EMC Pekayon, mengutip laman EMC, Selasa (28/4/2026).

Segera Periksa ke Dokter

Ibu hamil dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami salah satu atau lebih tanda bahaya di atas. Jangan menunda pemeriksaan, terutama jika keluhan muncul secara tiba-tiba atau semakin memburuk.

Selain mengenali tanda bahaya, pemeriksaan kehamilan secara rutin juga sangat penting untuk memantau kondisi ibu dan janin. Dengan kontrol rutin, berbagai potensi masalah dapat terdeteksi lebih awal.

Kehamilan yang sehat membutuhkan perhatian dan kewaspadaan. Mengenali tanda bahaya adalah langkah penting untuk melindungi ibu dan bayi.

“Jika Anda atau orang terdekat sedang hamil, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter apabila muncul keluhan yang tidak biasa. Penanganan yang cepat dan tepat dapat membuat kehamilan tetap aman hingga proses persalinan nanti,” kata Dewi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya