Hari Malaria Sedunia, Pesohor Andrew Susanto Ajak Publik Peduli Kesehatan Diri Sendiri dan Lingkungan

Pesohor Andrew Susanto dan tim memperingati Hari Malaria Sedunia di Yogyakarta. Ia menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan.

oleh Wayan DianantoDiterbitkan 27 April 2026, 08:00 WIB
Pesohor Andrew Susanto dan tim memperingati Hari Malaria Sedunia di Yogyakarta. Ia menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (Foto: Dok. Instagram @andrew8is)

Liputan6.com, Jakarta - Ada pengalaman bahagia yang dibagikan pesohor sekaligus pengusaha Andrew Susanto di pengujung April 2026. Ia dan tim memperingati Hari Malaria Sedunia pada 25 April 2026 dengan menggelar kegiatan cek kesehatan massal serta gelar wicara edukasi tentang malaria di Yogyakarta. Pesohor dengan 860 ribuan pengikut di Instagram itu menjelaskan, gelar wicara bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang gejala malaria yang perlu diwaspadai yakni demam tinggi yang terjadi secara berkala, menggigil, sakit kepala, mual, dan lemas berlebih.

Selain itu, masyarakat diberi edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan malaria, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air yang berpotensi jadi tempat berkembang biaknya nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, serta pakai obat anti nyamuk terutama pada malam hari. Andrew Susanto meyakini edukasi adalah kunci sekaligus langkah utama mencegah penyebaran malaria. Edukasi digelar bukan tanpa alasan.

“Saya dan tim melihat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan masih rendah, terutama dalam hal pencegahan. Banyak orang baru memeriksakan diri ketika sudah sakit. Edukasi yang konsisten dapat membantu mengubah pola pikir tersebut,” kata Andrew Susanto.

Tak heran selama beberapa tahun terakhir, Andrew Susanto konsisten menyuarakan edukasi, gaya hidup sehat, serta cek kesehatan sejak dini. “Saya dan tim ingin membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini, karena pencegahan lebih efektif dan terjangkau jika dibandingkan dengan pengobatan,” imbuhnya dalam wawancara via WhatsApp, Minggu (26/4/2026).

 


Kesehatan Diri dan Lingkungan

Andrew Susanto. (Foto: Dok. Instagram @andrew8is)

Dalam pandangan Andrew Susanto, edukasi punya dampak jangka panjang dan efek besar bagi kualitas hidup masyarakat. Cek kesehatan massal dan edukasi tentang malaria digelar di Helens Night Mart Yogyakarta, Sabtu, 25 April 2026.

Program ini diikuti lebih dari 150 peserta dari masyarakat sekitar khususnya warga Dusun Mudal, kelurahan Sariharjo, Yogyakarta. “Saya dan tim berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan,” ujar Andrew Susanto.

 


Tingkatkan Kesadaran Publik

Andrew Susanto. (Foto: Dok. Instagram @andrew8is)

“Lewat Hari Malaria Sedunia saya dan tim bermaksud meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit,” ucapnya seraya menggarisbawahi gaya hidup sehat sebagai bagian dari pencegahan.

Cek kesehatan gratis yang digelar Andrew Susanto dan tim meliputi asam urat, kolesterol, gula darah, cek darah, hingga konsultasi dengan melibatkan tenaga medis profesional dari Rumah Sakit Siloam Yogyakarta.


Berbagi Wawasan, Menjadi Manfaat

Pesohor Andrew Susanto dan tim memperingati Hari Malaria Sedunia di Yogyakarta. Ia menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (Foto: Dok. Koleksi Pribadi Andrew Susanto)

Dalam sesi gelar wicara, publik diajak mengenal parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Andrew Susanto dan tim bersyukur bisa berbagi wawasan dan menjadi manfaat bagi sesama.

Andrew Susanto menyampaikan ini dalam kapasitas sebagai Komisaris Utama Holywings Group dan Ketua Program CSR Holywings Peduli. Momen ini menghangatkan semangatnya untuk menggemakan gaya hidup sehat.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya