Produksi Krakatau Steel Tembus 360 Ribu Ton, Berkat Hal Ini

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencatatkan produksi baja sebesar 360 ribu ton hingga Maret 2026.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 27 April 2026, 19:40 WIB
Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencatatkan produksi baja sebesar 360 ribu ton hingga Maret 2026.

Liputan6.com, Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mencatatkan produksi baja sebesar 360 ribu ton hingga Maret 2026. Angka tersebut ditopang oleh kinerja fasilitas produksi utama yang mulai berjalan lebih optimal sejak awal tahun.

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, mengatakan, kontribusi terbesar berasal dari pabrik Hot Strip Mill (HSM) yang menghasilkan 230 ribu ton, sementara pabrik Cold Rolling Mill (CRM) menyumbang 130 ribu ton. Peningkatan output ini menjadi salah satu indikator membaiknya operasional perusahaan setelah melalui fase restrukturisasi dalam beberapa tahun terakhir. 

“Kami fokus memastikan setiap lini produksi berjalan dengan efisien, agar dapat menghasilkan  produk baja yang lebih kompetitif  dan dapat bersaing di pasar,” ujar Akbar Djohan dalam acara Coffee Morning Media with CEO KRAS bertempat di The Surosowan Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menyebut, optimalisasi lini produksi tidak lepas dari upaya penguatan permodalan yang dijalankan bersama Danantara. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mendorong nilai tambah produk baja dalam negeri.

Di tengah persaingan industri yang ketat, Krakatau Steel berupaya memperkuat posisinya sebagai pemasok utama bagi sektor manufaktur nasional. Perusahaan juga menargetkan dapat berperan lebih besar dalam mendukung kemandirian ekonomi, khususnya melalui substitusi impor baja.

“Dengan fondasi yang lebih sehat ini, kami optimis Krakatau Steel dapat terus melangkah sebagai perusahaan yang memberikan nilai tambah yang berkelanjutan,” ungkapnya. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya