Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan saham Senin, (27/4/2026). Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG melemah 3,38% dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 3,02 triliun pada Jumat, 24 April 2026. Saham-saham yang masuk aksi jual oleh asing antara lain saham BBCA, BMRI, BBRI, TLKM dan ENRG.
Advertisement
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7.250, tapi potensi lanjut koreksi lagi setelah rebound,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.000-7.080 dan level resistance 7.200-7.250 pada Senin pekan ini.
Dalam riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menyarankan untuk wait and see di mana IHSG akan stabil dan melihat apakah IHSG harus tutup di 7.022 atau ke level support 6.917. Sedangkan level resistance terdekat di 7.335.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL).
Trading Idea hari ini: CUAN, DEWA, HRTA, WIFI, TPIA, dan BULL
- CUAN Spec Buy dengan area beli di 1315, cutloss di bawah 1300. Target dekat di 1345-1395.
- DEWA Spec Buy dengan area beli di 486, cutloss di bawah 480. Target dekat di 500-515.
- HRTA Spec Buy dengan area beli di 2870-2930, cutloss di bawah 2850. Target dekat di 3000-3120.
- WIFI Spec Buy dengan area beli di 2210-2250, cutloss di bawah 2200. Target dekat di 2300-2330.
- TPIA Spec Buy dengan area beli di 6000, cutloss di bawah 5925. Target dekat di 6150-6300.
- BULL Spec Buy dengan area beli di 530, cutloss di bawah 520. Target dekat di 550-565.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 24 April 2026
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertekan hingga penutupan perdagangan saham Jumat, (24/4/2026).Koreksi IHSG ini terjadi di tengah seluruh sektor saham yang tertekan dan transaksi harian saham di atas Rp 20 triliun.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini turun 3,38% menjadi 7.129,49. Indeks saham LQ45 susut 3,51% menjadi 690,76. Seluruh indeks saham acuan tertekan.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, emiten perbankan dicermati menjadi pemberat IHSG hari ini. Hal ini seiring langkah Fitch Rating terhadap emiten bank.
“Fitch ratings memberikan rating negatif kepada 4 emiten bigbanks, di mana hal ini disebabkan oleh efek domino atas diturunkannya outlook ekonomi Indonesia oleh Fitch menjadi negatif. Mereka melihat adanya risiko fiskal dan juga APBN Indonesia,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Adapun jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.383,40 dan level terendah 7.115,97. Sebanyak 670 saham melemah sehingga bebani IHSG. 83 saham menguat dan 62 saham diam di tempat.
Sektor Saham
Total frekuensi perdagangan 2.685.048 saham dengan volume perdagangan saham 47,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 24,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 17.211.
Seluruh sektor saham melemah. Sektor saham energi turun 4,22%, sektor saham basic susut 2,76%, sektor saham industri merosot 3,47% dan sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 3,08%.
Sementara itu, sektor saham siklikal susut 4,27%. Lalu sektor saham kesehatan merosot 1,52%, sektor saham keuangan terpangkas 2,27%. Sektor saham properti turun 3,89%, sektor saham teknologi melemah 2,63%, sektor saham infrastruktur turun 4,08% dan sektor saham transportasi terpangkas 3,31%.