Detik-detik Pencurian di Sukabumi, Korban Asyik Makan Bubur Hingga Tidak Sadar Kaca Mobil Pecah

Aksi Pecah Kaca Mobil Teror Warga Sukabumi, Barang Berharga Raib Saat Ditinggal Makan Bubur

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 26 April 2026, 18:31 WIB
Pencurian modus pecah kaca mobil di Sukabumi. (Liputan6.com/Fira Syahrin)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah mobil menjadi sasaran aksi kriminalitas pecah kaca saat diparkir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Kebon Randu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, pemilik kendaraan sedang asyik menyantap hidangan di warung Bubur Cibadak yang hanya berjarak beberapa meter dari lokasi mobilnya.

Soegi Fatih (40), pemilik warung bubur, menuturkan bahwa korban tiba bersama keluarganya sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, hanya dalam waktu singkat, suasana tenang berubah menjadi kepanikan.

"Kejadiannya sangat cepat, diperkirakan antara pukul 19.45 WIB hingga 19.50 WIB, sebelum jam delapan malam," ungkap Soegi, Jumat (24/4/2026).

Sebelum menyadari mobilnya dibobol, korban sebenarnya sempat mendengar suara benturan keras dari arah parkiran. Nahas, saat itu korban tidak merasa curiga dan menganggap suara tersebut berasal dari hal lain. Ternyata suara keras tersebut adalah detik-detik ketika pelaku memecahkan kaca mobil.

Saat korban selesai makan dan hendak kembali ke kendaraannya. Ia mendapati kaca mobil bagian kiri sudah pecah berserakan.

"Pas beres makan mau pulang, baru sadar kaca mobil sebelah kiri pecah. Korban langsung teriak bilang di sini sudah tidak aman," lanjut dia.

 

Pelaku Menyamar di Tengah Keramaian

Aksi nekat ini diduga dilakukan oleh pelaku yang sudah berpengalaman memanfaatkan situasi. Lokasi tersebut memang dikenal sebagai titik kumpul karyawan pabrik yang menunggu jemputan, sehingga kehadiran orang asing seringkali dianggap biasa oleh warga sekitar.

Bahkan, warga sempat melihat sebuah sepeda motor berhenti di dekat lokasi, namun tidak ada yang menaruh curiga.

"Warga awalnya mengira orang itu mau salat Isya atau sedang menunggu jemputan karyawan pabrik, jadi tidak ada yang curiga," jelas dia.

Akibat kejadian ini, korban harus merelakan sejumlah barang berharga digondol pelaku. Tas pribadi, ponsel milik anak korban, hingga kunci rumah dilaporkan raib dari dalam kabin mobil.

Meski rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diperiksa untuk melacak jejak pelaku, hasilnya belum memuaskan. Kamera pengawas hanya menangkap pergerakan sepeda motor yang mencurigakan tanpa memperlihatkan detail wajah pelaku secara jelas.

Kini, warga setempat berharap ada tindakan tegas dari pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli malam hari, terutama di area parkir pinggir jalan yang rawan menjadi incaran kejahatan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya