Liputan6.com, Jakarta - Praka Rico Pramudia gugur saat bertugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gugur di Libanon. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kini menaikkan pangkatnya menjadi kopda anumerta.
Menurut Kapuspen TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah yang bersangkutan akan dimakamkan di Sumatera Utara (Sumut).
Advertisement
"Rencana di Sumut," ujar Aulia saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (26/4/2026).
Dikonfirmasi terpisah, Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan, saat ini perwakilan Indonesia menyiapkan pemulangan jenazah Kopda Rico Pramudia yang gugur di Lebanon.
Dia menuturan, proses administrasi berjalan, keluarga sudah menerima kabar duka. Meski demikian, menurutnya, proses pemakaman masih menunggu keputusan keluarga.Donny menegaskan, TNI juga memastikan pengawalan hingga jenazah tiba di tanah air.
"Saat ini, proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan, dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/4/2026).
Menurut dia, di tengah situasi keamanan Lebanon Selatan yang dinamis, prajurit TNI yang bertugas di sana diminta meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi SOP UNIFIL.
"Serta terus memonitor perkembangan situasi di daerah penugasan," ujar dia.
Panglima TNI Berduka
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI, Rico Pramudia saat menjalankan misi Pasukan Perdamaian PBB di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
"Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto beserta seluruh jajaran menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa, Kopda Rico Pramudia, dalam tugas sebagai bagian dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL di Lebanon," demikian dikutip dari unggahan di akun Instagram @puspentni, Sabtu (25/4/2026).
Agus mengatakan pengabdian, keberanian, dan dedikasi Rico menjadi teladan bagi seluruh prajurit dan bangsa Indonesia. Dia menyebut semangat Rico menkadi inspirasi dalam menjaga perdamaian dunia.
"Gugurnya beliau adalah kehilangan besar, namun semangat juangnya akan terus hidup sebagai inspirasi dalam menjaga perdamaian dunia," tuturnya.
Agus mendoakan almarhum Rico mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
"Jasa dan pengorbananmu abadi untuk negeri," ucap dia.
Praka Rico Pramudia mengembuskan napas terakhirnya usai berjuang melawan luka berat akibat serangan Israel tarhadap Hizbullah pada 29 Maret 2026.