Jose Mourinho Punya Klausul Keluar di Benfica, Real Madrid Siaga Jelang Deadline

Jose Mourinho punya klausul keluar di Benfica dengan deadline jelas, Real Madrid mulai bergerak di tengah rumor kepulangan ke Bernabeu.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 24 April 2026, 22:25 WIB
Benfica asuhan Jose Mourinho akan bersua Real Madrid lagi pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Liputan6.com, Jakarta - Rumor kepulangan Jose Mourinho ke Real Madrid kembali menguat jelang akhir musim. Pelatih asal Portugal itu saat ini masih menangani Benfica, tetapi situasinya membuka peluang perubahan besar dalam waktu dekat.

Real Madrid tengah bersiap mencari pelatih baru untuk musim panas mendatang. Nama Mourinho langsung masuk dalam radar sebagai salah satu kandidat untuk kembali ke Santiago Bernabeu.

Klausul khusus dalam kontraknya bersama Benfica menjadi faktor kunci. Batas waktu klausul itu membuat situasi berkembang cepat dan menarik perhatian banyak pihak.


Klausul Keluar dan Batas Waktu

Jose Mourinho saat diperkenalkan sebagai pelatih Benfica. (AP Photo/Ana Brigida)

Kontrak Mourinho di Benfica memiliki klausul yang memungkinkan ia pergi tanpa biaya transfer. Klausul tersebut hanya berlaku dalam periode terbatas setelah musim berakhir.

Laporan terbaru menyatakan bahwa klausul itu akan kedaluwarsa 10 hari setelah laga terakhir Benfica pada 16 atau 17 Mei. Artinya, Mourinho bisa pindah klub secara gratis sebelum bulan Juni dimulai.

Jika Real Madrid bergerak setelah periode itu, biaya perekrutan tetap relatif kecil. Nilainya diperkirakan hanya simbolis dibandingkan standar transfer pelatih elite.


Sinyal dari Madrid dan Mbappe

Kylian Mbappe dari Real Madrid (tengah kiri) merayakan bersama Eder Militao setelah mencetak gol pembuka dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Valencia di Madrid, Spanyol, Sabtu, 1 November 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Spekulasi semakin memanas setelah Kylian Mbappe memberi interaksi pada unggahan media sosial terkait Mourinho. Aktivitas tersebut memicu asumsi bahwa ruang ganti Madrid tidak menutup kemungkinan untuk perubahan besar.

Di sisi manajemen, hubungan Mourinho dengan Florentino Perez masih terjaga baik. Faktor ini membuat peluang reuni terasa lebih realistis dibandingkan kandidat lain.

Namun, ada juga aspek yang memperumit situasi. Respons Mourinho terhadap insiden yang melibatkan Gianluca Prestianni dan Vinicius Junior memicu perdebatan di kalangan pengamat.


Fokus di Benfica, tapi Terbuka

Pelatih Benfica, Jose Mourinho tak senang dengan selebrasi gol Vinicius yang akhirnya memicu insiden tersebut. Hal itu membuatnya memilih bersikap netral terkait insiden rasisme yang dialami Vinicius Junior. (AP Photo/Pedro Rocha)

Saat ini Mourinho tetap fokus mempersiapkan musim depan bersama Benfica. Ia bahkan sudah menyusun rencana tim untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Meski begitu, ketertarikan Real Madrid bisa mengubah arah dalam waktu singkat. Satu panggilan dari Madrid berpotensi langsung menggeser prioritasnya.

Di sisi lain, Mourinho merasa kurang nyaman karena rumor terus beredar tanpa negosiasi resmi. Kondisi ini membuat situasi tetap sensitif hingga keputusan konkret benar-benar diambil.

Sumber: Madrid Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya