40 Tahun Cargloss Group, dari Usaha Rumahan hingga Jadi Raksasa Industri Otomotif

Perjalanan Cargloss bermula pada 1975, ketika sang pendiri, Harry Suherman, memulai produksi thinner wash secara mandiri dari rumah

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 25 April 2026, 09:07 WIB
Perayaan 40th Cargloss Anniversary Cargloss Group dihadiri pembalap dari berbagai cabang. (ist)

Liputan6.com, Jakarta - Cargloss Group merayakan tonggak penting dalam perjalanan bisnisnya lewat perhelatan 40th Cargloss Anniversary yang digelar di Citeureup, Bogor, Jawa Barat. Momen ini bukan sekadar seremoni ulang tahun perusahaan, tetapi juga menjadi penanda transformasi besar, termasuk transisi kepemimpinan ke generasi kedua demi menjaga keberlanjutan bisnis di industri otomotif nasional.

Lebih dari 1.000 tamu undangan hadir dalam acara tersebut, mulai dari mitra bisnis, distributor, komunitas otomotif, hingga berbagai pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang perusahaan.

Perjalanan Cargloss bermula pada 1975, ketika sang pendiri, Harry Suherman, memulai produksi thinner wash secara mandiri dari rumah. Dengan mengedepankan kualitas dan semangat kewirausahaan, usaha tersebut perlahan berkembang dan mendapat kepercayaan pasar.

Satu dekade kemudian, tepatnya pada 1985, Cargloss resmi berdiri sebagai perusahaan dan mulai memperluas bisnisnya di sektor otomotif. Seiring waktu, perusahaan ini bertransformasi menjadi grup usaha dengan ekosistem bisnis terintegrasi.

Saat ini, Cargloss Group memiliki sejumlah lini usaha strategis yang mendukung industri otomotif nasional, meliputi Paint Industry, Automotive Chemical, Helmet Manufacturing, Distribution Network, hingga Retail & Automotive Lifestyle.

“Perjalanan Cargloss dimulai dari usaha kecil yang kami bangun dari rumah dengan semangat kerja keras dan keyakinan bahwa kualitas akan membawa kepercayaan,” ujar Harry Suherman.

Ia menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh bisnis, tetapi juga hubungan kuat dengan mitra dan pelanggan.

Perayaan 40 tahun ini juga menjadi momen penting dengan dilakukannya penyerahan tongkat estafet kepemimpinan dari generasi pertama kepada generasi kedua.

Seremoni simbolis dilakukan oleh Harry Suherman dan Sri Yuswati kepada Ryan Saputra, Eric Saputra, serta Lorenz Saputra.

Transisi ini menandai babak baru bagi perusahaan dengan fokus pada inovasi dan penguatan ekosistem bisnis.

“Ke depan, kami akan fokus pada penguatan inovasi produk, pengembangan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi, serta perluasan jaringan distribusi,” jelas Eric Saputra.

Dukung Dunia Balap Nasional

Sebagai bagian dari kontribusi terhadap industri otomotif, Cargloss Group juga aktif mendukung dunia balap nasional melalui pengelolaan Arai Indonesia.

Hingga kini, lebih dari 40 pembalap dari berbagai cabang telah mendapatkan dukungan, mulai dari motocross, gymkhana, hingga ajang internasional seperti Asia Supersport dan Asia Superbike.

Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem otomotif yang tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pengembangan talenta.

Selain seremoni dan refleksi perjalanan perusahaan, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan spesial dari Lea Simanjuntak serta band papan atas Ungu yang menutup rangkaian acara dengan meriah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya