Menlu AS Tegaskan Larangan Individu Terkait IRGC Iran di Piala Dunia 2026

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyatakan Washington tidak akan menghalangi Timnas Iran di Piala Dunia 2026, namun individu terkait IRGC akan dilarang.

oleh ThomasDiterbitkan 25 April 2026, 14:30 WIB
Gelandang Iran #18 Amirhossein Hosseinzadeh merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2026 Grup A antara Iran dan Korea Utara di Kompleks Olahraga Azadi di Teheran pada 10 Juni 2025. (ATTA KENARE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengizinkan Tim Nasional Iran untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diselenggarakan di AS, Meksiko, dan Kanada. Namun, kebijakan ini datang dengan pengecualian tegas yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, pada Kamis, 24 April 2026. Rubio menegaskan bahwa Washington tidak akan menghalangi para atlet Iran untuk berkompetisi, namun akan melarang keras kehadiran individu yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam rombongan tim.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung dan kekhawatiran AS terhadap potensi ancaman keamanan. Presiden AS, Donald Trump, juga telah menyatakan bahwa pemerintahannya tidak ingin memengaruhi para atlet, namun tetap menekankan pentingnya penyaringan ketat bagi setiap individu yang masuk ke negara tersebut. Larangan ini secara spesifik menargetkan anggota atau individu yang memiliki hubungan dengan IRGC, yang telah ditetapkan AS sebagai organisasi teroris asing.

Rubio secara tegas memperingatkan bahwa "mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura sebagai jurnalis atau pelatih atlet". Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan keamanan nasional AS sambil tetap menghormati partisipasi olahraga. Meskipun demikian, isu ini menimbulkan perdebatan dan spekulasi mengenai implikasi lebih lanjut terhadap partisipasi Iran di turnamen global tersebut.


Sikap Tegas AS Terhadap Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026

Asisten pengundian, Tom Brady, Asisten pengundian, Shaquille O’Neal, Konduktor Samantha Johnson, Legenda FIFA, Rio Ferdinand, Asisten pengundian, Aaron Judge, dan Asisten pengundian, Wayne Gretzky berdiri di atas panggung saat Iran ditampilkan di layar selama Pengundian Resmi Piala Dunia 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada 5 Desember 2025 di Washington, DC. (Kevin Dietsch/Getty Images via AFP)

Pemerintah Amerika Serikat telah menegaskan posisinya terkait keikutsertaan Timnas Iran dalam ajang Piala Dunia 2026. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa Washington tidak memiliki niat untuk menghalangi para atlet Iran berkompetisi di turnamen tersebut. Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi yang sempat beredar mengenai potensi pelarangan tim Iran.

Presiden AS, Donald Trump, turut memberikan penegasan serupa, menyatakan bahwa pemerintahannya tidak ingin mencampuri urusan atlet. Namun, kelonggaran ini tidak berlaku bagi semua pihak yang ingin mendampingi tim. Rubio secara spesifik menyoroti masalah "beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, yang sebagian memiliki hubungan dengan IRGC".

AS akan menerapkan larangan ketat terhadap individu yang terafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran. Hal ini didasari oleh penetapan IRGC sebagai "organisasi teroris asing" oleh Amerika Serikat. Kebijakan ini mencerminkan upaya AS untuk menjaga keamanan perbatasan dan mencegah masuknya individu yang dianggap berpotensi menimbulkan ancaman.

Lanjut Baca:

"Tidak ada pernyataan dari AS yang melarang mereka datang. Masalahnya bukan para atlet Iran. Masalahnya adalah beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, beberapa di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC. Kami mungkin tidak bisa membiarkan mereka masuk, tapi bukan para atletnya sendiri," kata Rubio dilansir Reuters. "Mereka tidak bisa membawa sekelompok teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura bahwa mereka adalah jurnalis dan pelatih atletik," tambah Rubio.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya