X Tutup Fitur Communities, Alihkan Pengguna ke XChat dan Grok

Communities di X memiliki visi yang luar biasa, namun kenyataannya hanya digunakan oleh kurang dari 0,4% pengguna.

oleh IskandarDiterbitkan 24 April 2026, 16:00 WIB
Fitur Communities di aplikasi X. Credit: X

Liputan6.com, Jakarta - Platform media sosial X (sebelumnya Twitter) resmi mengumumkan penutupan fitur Communities pada akhir Mei 2026. Keputusan strategis ini diambil menyusul rendahnya angka adopsi pengguna serta tingginya beban moderasi akibat aktivitas ilegal di dalam fitur tersebut.

Head of Product X, Nikita Bier, mengungkapkan bahwa fitur yang awalnya dirancang sebagai wadah kelompok minat khusus ini akan dihentikan sepenuhnya pada 30 Mei 2024. Tenggat waktu ini merupakan perpanjangan dari rencana awal yang ditetapkan pada 6 Mei 2026.

Dalam pernyataan resminya, Bier memaparkan data yang cukup mengejutkan terkait operasional Communities. Meski memiliki visi yang besar, fitur ini rupanya gagal mencapai skala pengguna yang diharapkan oleh perusahaan.

"Communities memiliki visi yang luar biasa, namun kenyataannya fitur ini hanya digunakan oleh kurang dari 0,4% pengguna. Ironisnya, fitur ini menyumbang 80% dari laporan spam, penipuan finansial, hingga penyebaran malware di platform X," ujar Bier, dikutip dari Engadget, Jumat (24/4/2026).

Lebih lanjut, Bier menjelaskan bahwa pemeliharaan Communities menguras sumber daya internal secara signifikan. Pada minggu-minggu tertentu, tim pengembang harus menghabiskan separuh waktu kerja mereka hanya untuk mengurusi Communities, sementara pengembangan bagian aplikasi lainnya menjadi terhambat.

Alih-alih menjadi ruang diskusi hobi, Bier menyebut kelompok-kelompok paling aktif justru disalahgunakan sebagai saluran akuisisi pengguna untuk platform streaming Kick atau komunitas pemotong klip video (clipper) yang mencari keuntungan komersial.

 

Transisi ke XChat dan AI

Sebagai kompensasi atas penghapusan Communities, X mendorong pengguna untuk beralih ke aplikasi baru mereka, XChat.

Saat ini, XChat mampu menampung percakapan grup hingga 350 orang, dan direncanakan akan diperluas hingga kapasitas 1.000 orang di masa mendatang.

Para moderator Communities diberikan kesempatan hingga akhir Mei untuk menyematkan tautan (pin links) di grup mereka agar anggota dapat bermigrasi ke obrolan grup di XChat sebelum fitur Communities benar-benar dihapus.

 

Pola Interaksi Pengguna Berubah

Namun, transisi ini diprediksi akan mengubah pola interaksi pengguna. Berbeda dengan Communities yang menawarkan lini masa pos secara asinkron (mirip forum), XChat bersifat percakapan langsung (real-time) yang cenderung lebih menuntut perhatian instan dari anggotanya.

Bagi pengguna yang masih menginginkan pengalaman membaca linimasa berdasarkan minat tertentu (seperti seni, kuliner, atau fotografi), X menawarkan solusi melalui fitur Custom Timelines.

Fitur baru ini memanfaatkan teknologi AI milik X, Grok, untuk mengkurasi dan mengorganisir unggahan secara otomatis ke dalam umpan berita bertema khusus.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya