Lagi Asyik Minum Tuak, Pria di Deli Serdang Tewas Ditusuk Mantan Napi

Pria di Deli Serdang ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk dan sayatan di kedai tuak

oleh Reza EfendiDiterbitkan 24 April 2026, 13:07 WIB
Ilustrasi mayat (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Suasana tenang di Jalan M Saleh Barus, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang seketika berubah mencekam pada Kamis (23/4/2026) malam. Seorang pria bernama Hemat Barus, warga Dusun I Desa Tigajuhar ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tusuk dan sayatan di kedai tuak sekitar pukul 21.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis ini bermula saat korban Hemat Barus tiba dan minum sendirian di kedai pada pukul 21.00 WIB. Pukul 21.30 WIB terduga pelaku berinisial S alias B (42) tiba di lokasi. Terjadi perdebatan sengit yang diduga dipicu oleh dendam lama di antara keduanya.

Pelaku mencabut pisau dari pinggang dan menghujamkan ke dada kiri korban. Saat korban terjongkok menahan sakit, pelaku menyayat leher korban dari belakang hingga rongga kerongkongan putus.

"Pelaku diketahui merupakan seorang residivis yang baru saja bebas dari penjara atas kasus penganiayaan," ungkap sumber informasi di lokasi kejadian.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat memprihatinkan dengan genangan darah di area kedai. Luka yang dialami korban meliputi luka tusuk akibat benda tajam di bagian dada sebelah kiri. Luka berupa luka dalam di bagian leher yang mengakibatkan saluran pernapasan/kerongkongan putus.

Polisi bergerak cepat menangani kasus ini. Terduga pelaku S alias B langsung melarikan diri setelah melihat korbannya tak berdaya.

Pelaku Buron

Kapolsek STM Hulu Polresta Deliserdang AKP Robah Tarigan, mengonfirmasi bahwa identitas pelaku sudah dikantongi dan saat ini dalam pengejaran intensif.

“Status pelaku buron atau DPO. Pelaku diduga melarikan diri ke dalam hutan di sekitar wilayah STM Hulu. Kami masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap terduga pelaku. Kami minta pelaku segera menyerahkan diri,” tegas AKP Robah, Jumat (24/4/2026).

Jenazah korban saat ini telah dievakuasi untuk keperluan autopsi sembari menunggu pihak keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya