2 Kereta Tabrakan di Denmark, 5 Orang dalam Kondisi Kritis

Pihak berwenang mengatakan masih terlalu dini untuk mengetahui penyebab tabrakan dua kereta di Denmark.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 24 April 2026, 09:02 WIB
Petugas darurat bekerja di lokasi tabrakan dua kereta di dekat Hilleroed, Denmark, Kamis (23/4/2026). (Dok. Mads Claus Rasmussen/Ritzau Scanpix via AP)

Liputan6.com, Kopenhagen - Dua kereta lokal bertabrakan di Denmark pada Kamis (23/4/2026), menyebabkan lima orang mengalami luka kritis. Polisi menyebut ini sebagai insiden besar.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat di dekat Hillerod, sekitar 40 kilometer di utara Kopenhagen. Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Greater Copenhagen, belasan orang lainnya mengalami luka ringan.

"Sebanyak 38 orang berada di dalam dua kereta tersebut," kata juru bicara kepolisian North Zealand seperti dikutip dari Associated Press.

Pejabat awalnya menyatakan empat orang mengalami luka kritis, namun angka tersebut direvisi beberapa jam setelah kecelakaan terjadi. Belum jelas apakah masinis kereta termasuk di antara para korban.

Penyelidik sedang mencari penyebab tabrakan, yang terjadi di dekat perlintasan sebidang. Foto-foto dari lokasi kejadian menunjukkan bagian depan kedua kereta hancur, meskipun keduanya tetap tegak di atas rel.

Manajer unit perkeretaapian di Badan Investigasi Kecelakaan Denmark, Klaus Jensen, mengatakan kepada penyiar TV2 bahwa para penyelidik sedang meneliti "semua hipotesis", termasuk "kegagalan pada sistem persinyalan atau kemungkinan adanya kegagalan akibat faktor manusia".

Wali Kota Gribskov Trine Egetved dalam unggahannya di Facebook mengatakan beberapa korban luka diterbangkan ke rumah sakit.

Ia menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi di jalur kereta lokal yang banyak digunakan oleh warga Gribskov, para pekerja, dan pelajar.

Dalam pernyataan kepada stasiun televisi milik pemerintah TV2, Perdana Menteri Mette Frederiksen mengatakan bahwa ia sangat prihatin atas kecelakaan kereta yang mengerikan tersebut.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya