Penjualan Tak lagi Moncer, Volkswagen Jual Pabrik ke Merek China

Volkswagen berencana untuk memangkas kapasitas produksi global tahunannya, hingga 1 juta unit karena penjualan tak berhasil pulih ke level sebelum Covid-19.

oleh Arief AszhariDiterbitkan 24 April 2026, 18:19 WIB
Penjualan Tak lagi Moncer, Volkswagen Jual Pabrik di Eropa ke Merek China (Carscoops)

Liputan6.com, Jakarta - Volkswagen (VW) berencana untuk memangkas kapasitas produksi global tahunannya, hingga 1 juta unit karena penjualannya tak berhasil pulih ke level sebelum Covid-19. Pemangkasan produksi akan dilakukan di Eropa, dan sebagian besar akan berdampak kepada merek Volkswagen dan Audi.

Disitat dari Carscoops, merek asal Jerman ini memiliki kapasitas untuk memproduksi sekitar 12 juta kendaraan, namun hanya menjual 8,68 juta unit hingga tahun lalu.

"Kelebihan kapasitas tidak berkelanjutan bagi perusahaan kami dalam jangka panjang, dan perencanaan volume di masa lalu tidak realistis di era saat ini," ujar kepala eksekutif Oliver Blume.

"Di Eropa, kami juga akan mengurangi angka ini sekitar satu juta unit pada 2028, terutama di Volkswagen dan Audi," kata Blume.

Sebelum pandemi, Grup VW secara rutin menjual lebih dari 10 juta kendaraan setiap tahunnya dan mendekati angka 11 juta pada 2017, 2018, dan 2019.

Blume juga mengatakan bahwa 2019 adalah tahun terakhir ketika pasar dapat diprediksi, dan mencatat bahwa mencapai 9 juta unit sekarang merupakan hasil yang solid.

Sementara itu, belum jelas pabrik Volkswagen mana di Eropa yang terancam. Pabrik kendaraan listriknya di Emden dan Zwickau saat ini beroperasi jauh di bawah kapasitas, dan Blume mengisyaratkan bahwa salah satu lokasi pabrik merek tersebut di Eropa dapat dijual kepada pesaing dari Tiongkok.

Optimisme Volkswagen

Secara total, sekitar 50.000 pekerjaan di Jerman diperkirakan akan terpengaruh oleh langkah-langkah pengurangan biaya dan produksi VW pada 2030.

Terlepas dari suasana suram dan pesimistis seputar pengungkapan ini, Blume menyatakan optimisme tentang produksi di Amerika Utara dan merek Scout yang baru.

"Mobil-mobil (Scout) ini adalah mobil hebat yang sangat cocok untuk pasar ini. Bermitra dengan pihak lain akan menjadi cara bagi kami untuk meminimalkan risiko," tukasnya.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya