Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, pihaknya tahun ini akan membebaskan biaya pendidikan untuk puluhan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayahnya. Hal ini merupakan bagian dari program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG).
"Insyaallah akan ada 33 PAUD di Kota Depok yang dibiayai oleh pemerintah,' kata dia di Balaikota Depok, Kamis (23/4/2026).
Advertisement
Supian menegaskan, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung masa depan anak-anak. Di mana, pendidikan merupakan modal utamanya.
Menurut dia, pendidikan menjadi salah satu kunci untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa mendatang.
"Pemerintah ingin hadir menjadi bagian dari semangat, biar anak Depok pada pintar, anak Depok bisa pada mandiri," ungkap Supian.
Diketahui, bukan hanya PAUD yang digratiskan, sebelumnya Pemerintah Kota Depok sempat menjalankan 49 sekolah swasta gratis pada tahun lalu.
Selain itu, program ini juga tak menyasar untuk SMP swasta dan Madrasah Tsanawiyah (MTs).
"Kita menggratiskan anak kita yang sekolah di swasta kurang lebih 5.000 orang untuk kelas VII," jelas Supian.
Rumah Kreatif Anak Istimewa
Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Depok akan membangun pembangunan fisik Rumah Kreatif Anak Istimewa.
Nantinya, Rumah Kreatif Anak Istimewa ditujukan kepada anak yang memiliki kebutuhan khusus.
“Kita ingin masa depan yang menjadi harapan buat anak kita bukan hanya menjadi dambaan seluruh anak kita, termasuk juga adalah anak kita yang Allah takdirkan punya keistimewaan, dengan orang tua yang punya ujian merawat anak Istimewa,” ungkap Supian.
Keberadaan Rumah Kreatif Anak Istimewa, dapat menjadi pendorong anak Istimewa menunjukan bakat dan kreativitas dalam kekurangan. Pemerintah Kota Depok ingin, anak Istimewa atau memiliki kebutuhan khusus mendapatkan ruang dalam pendidikan.
“kita lihat bakatnya, kemampuannya, mudah-mudahan dengan bakat yang mereka miliki dapat menjadi penyemangat menatap masa depannya,” kata Supian.