Liputan6.com, Jakarta - PSIS Semarang mengambil langkah cepat di fase akhir Pegadaian Championship 2025/2026. Mereka menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala baru di momen yang sangat krusial.
Keputusan ini diambil setelah mundurnya Andri Ramawi dari kursi pelatih. Manajemen berharap perubahan ini mampu memberi dampak instan bagi tim.
Advertisement
Namun, tugas Kas Hartadi terbilang sangat singkat. Ia hanya dikontrak untuk memimpin PSIS dalam dua pertandingan terakhir musim ini.
Situasi ini membuat tekanan yang dihadapi tidak biasa. Dalam waktu terbatas, ia dituntut langsung menghadirkan hasil positif.
PSIS saat ini masih berada dalam bayang-bayang zona degradasi. Mereka menempati peringkat ke-8 dengan 20 poin, hanya terpaut dua angka dari zona playoff degradasi.
Pengalaman Jadi Modal Utama
Kas Hartadi bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Ia dikenal sebagai pelatih senior dengan pengalaman menangani berbagai klub besar.
Sejumlah tim seperti Sriwijaya FC, Persik Kediri, Dewa United, PSIM Yogyakarta, hingga PSMS Medan pernah merasakan sentuhannya. Rekam jejak ini menjadi alasan utama manajemen menunjuknya.
“Benar kami menunjuk Kas Hartadi sebagai pelatih kepala untuk sisa laga musim ini," buka Reza Handhika, asisten manajer PSIS Semarang.
"Kami menunjuk beliau bukan hanya sebagai syarat wajib mendampingi tim, tetapi kami percaya sepenuhnya dengan kemampuan dan pengalaman Coach Kas Hartadi."
"Semoga beliau bisa memberikan hasil positif dengan kemenangan di sisa laga kami musim ini." ujar Reza Handhika.
Kas Hartadi mulai memimpin latihan pada Rabu (22/4). Ia akan langsung mempersiapkan tim menghadapi Kendal Tornado FC dan PSS Sleman dalam dua laga penentuan.
Sumber: I.League