Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (19/4/2026). Volume air yang meningkat drastis menyebabkan Jembatan Linggamanik di Kecamatan Jampangtengah putus total diterjang banjir. Padahal, jembatan itu menghubungkan dua Kecamatan Jampangtengah dan Purabaya
Peristiwa ambruknya jembatan pada ruas jalan Bojongjengkol-Miramontana ini terjadi sekira pukul 22.45 WIB. Debit air yang meluap menghancurkan bentangan jembatan sepanjang 14 meter dan lebar 5,5 meter, sehingga memutus urat nadi ekonomi warga di perbatasan kedua wilayah tersebut.
Advertisement
Petugas P2BK Jampangtengah, Dadi Supardi, mengonfirmasi bahwa seluruh jenis kendaraan roda empat saat ini harus dialihkan melalui rute yang jauh lebih memutar.
"Ini adalah jalur penting bagi warga di dua kecamatan. Saat ini, kendaraan roda empat harus memutar lewat Bojonglopang. Untuk roda dua bisa melalui Cisurat dengan jarak tempuh sekitar 2 kilometer, sementara pejalan kaki hanya bisa menggunakan jembatan bambu darurat di sisi hilir," jelas Dadi dalam laporannya, Senin (20/4/2026).
Warga Diminta Tetap Waspada
Pihak BPBD melalui P2BK Jampangtengah telah berkoordinasi dengan unsur Polsek, Koramil, dan Pemerintah Desa setempat untuk melakukan pengamanan di lokasi.
Petugas juga memberikan imbauan agar warga tidak memaksakan diri melintasi area reruntuhan jembatan demi keselamatan.
"Kondisi cuaca saat ini memang cerah berawan, namun kami tetap meminta warga waspada. Prioritas utama kami adalah melaporkan kebutuhan bantuan darurat untuk pembangunan kembali jembatan permanen agar mobilitas antar-kecamatan kembali normal," jelasnya.