Kronologi Truk Tabrak Bus di Tol Lampung Sebabkan 4 Penumpang Luka-Luka, Sopir Diduga Mengantuk

Kecelakaan truk Hino dan bus Handoyo terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung Selatan, Kamis 16 April 2026 siang.

oleh Ardi MuntheDiterbitkan 18 April 2026, 13:15 WIB
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Hino dan bus Handoyo di Tol Lampung. (Dok. Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk Hino dan bus Handoyo terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), Lampung Selatan, Kamis 16 April 2026 siang. Insiden itu diduga dipicu sopir truk yang mengantuk hingga kehilangan kendali.

Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP M. Erza Trisyahputra Nasution, mengungkapkan peristiwa terjadi sekitar pukul 11.35 WIB di KM 44 Jalur A.

Kecelakaan tersebut melibatkan truk Hino 500 bernopol B 9549 BEV yang dikemudikan Ahmad Yani (33), warga Subang, Jawa Barat. Sementara kendaraan yang ditabrak adalah bus bernopol AA 7535 OA yang dikemudikan Daryanto (58), warga Wonosobo, Jawa Tengah.

Menurut Erza, kedua kendaraan melaju dari arah Bakauheni menuju Terbanggi Besar. Truk melintas di lajur lambat, sementara bus diketahui sedang berhenti di bahu jalan untuk mengecek kondisi vanbelt.

“Setibanya di KM 44 Jalur A, pengemudi truk diduga mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali ke kiri dan menabrak bagian samping kanan bus yang sedang berhenti,” ungkapnya, Sabtu (18/4).

Akibat kejadian tersebut, empat penumpang bus menjadi korban. Tiga orang mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Imanuel.

Korban luka berat diketahui bernama Sarwidi (50), warga Temanggung. Sedangkan korban luka ringan masing-masing Toyibi (42), warga Ngawi; Wigimin Sanusi (65), warga Yogyakarta; serta Jais (27), warga Purwodadi.

 

Kendaraan Sudah Dievakuasi

Erza menjelaskan, petugas gabungan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Tim Bravo tiba dalam waktu tiga menit setelah laporan diterima, disusul unit patroli jalan raya, ambulans, serta kendaraan derek untuk proses evakuasi.

“Kendaraan bus telah berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal,” kata Erza.

Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara guna menghindari kecelakaan serupa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya