Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Panin Tbk (PNBN) resmi mengalihkan seluruh kepemilikan saham di lini bisnis sekuritas. Aksi korporasi ini ditandai dengan penandatanganan transaksi di hadapan notaris di Jakarta pada 13 April 2026. Direktur Bank Panin, Herwidayatmo, menyampaikan pelepasan saham tersebut mencakup kepemilikan perseroan sekaligus milik Dana Pensiun Karyawan PaninBank di PT FAC Sekuritas Indonesia.
"Kami memberitahukan bahwa PT Bank Panin Tbk telah melaksanakan pelepasan saham PT FAС Sekuritas Indonesia, baik yang dimiliki oleh perusahaan maupun oleh Dana Pensiun Karyawan PaninBank,” kata Herwidayatmo Direktur Bank Panin dalam keterbukaan informasi di BEI, Kamis (16/4/2026).
Advertisement
Maka dengan rampungnya transaksi tersebut, kepemilikan Bank Panin dan Dana Pensiun Karyawan PaninBank di PT FAC Sekuritas Indonesia kini menjadi nihil. Sebelumnya, Bank Panin tercatat memiliki 750.150 saham atau setara 2,5% kepemilikan.
Sementara itu, Dana Pensiun Karyawan PaninBank menguasai porsi yang jauh lebih besar, yakni 14.249.850 saham atau setara dengan 47,5%. Dengan demikian, seluruh kepemilikan yang sebelumnya berada di bawah grup Panin telah dilepas sepenuhnya.
Struktur Pemegang Saham dan Kinerja
Di luar kepemilikan Bank Panin, struktur pemegang saham PT FAC Sekuritas Indonesia sebelumnya juga diisi oleh Alfo Jusuf Tjahaya dan Richard Rachmadi Wiriahardja, yang masing-masing menguasai 25% saham.
Dari sisi kinerja keuangan, hingga April 2026, FAC Sekuritas mencatat Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) sebesar Rp 25,76 miliar. Angka ini mencerminkan tingkat kesehatan keuangan perusahaan sekuritas tersebut dalam menjalankan operasionalnya.
Pembukaan IHSG 16 April 2026
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah menghijau pada perdagangan saham Kamis, (16/4/2026). Kenaikan IHSG hari ini terjadi di tengah bursa saham Asia yang melesat dan mayoritas sektor saham menghijau.
Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik 39,76 poin menjadi 7.663,34 dari penutupan sebelumnya 7.623,58. Pada pukul 09.35 WIB, IHSG naik 0,92% 7.693.Indeks saham LQ45 bertambah 0,72% menjadi 765. Seluruh indeks saham acuan menghijau.
Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.705,03 dan level terendah 7.663,15. Sebanyak 399 saham menguat sehingga angkat IHSG.Namun, 193 saham melemah dan 148 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 694.856 kali dengan volume perdagangan saham 11,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,3 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.127.
Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham kesehatan naik 2,58%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saham energi mendaki 1,04%, sektor saham basic menanjak 1,35%, sektor saham industri mendaki 1,65%. Kemudian sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,19%, sektor saham consumer siklikal naik 1,77%, sektor saham keuangan menguat 0,14%. Lalu sektor saham properti mendaki 0,47%, sektor saham teknologi naik 0,96%, sektor saham infrastruktur meroket 1% dan sektor saham transportasi menanjak 2,25%.