Liputan6.com, Jakarta - Harga emas buatan UBS, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan Galeri24 kompak menguat di Pegadaian pada Kamis, (16/4/2026) pukul 07.09 WIB. Kenaikan harga logam mulia kuning itu di kisaran Rp 23 ribu-Rp 47 ribu.
Harga emas UBS naik Rp 47 ribu menjadi Rp 2.934.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.887.000 per gram. Harga emas UBS alami kenaikan terbesar. Harga emas Antam bertambah Rp 31 ribu menjadi Rp 3.009.000 per gram dari perdagangan semula Rp 2.978.000. Sementara itu, harga emas Galeri24 melompat Rp 23 ribu dari Rp 2.868.000 per gram menjadi Rp 2.891.000 per gram.
Advertisement
Harga emas di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah.
Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram, emas UBS dijual dengan kuantitas 0,5 gram hingga 500 gram, sementara harga emas Antam di Sahabat Pegadaian hanya ditampilkan dari 0,5 hingga 100 gram.
Untuk harga emas Antam di laman resmi Logam Mulia, diperbarui setelah pukul 08.30 WIB.
Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian masing-masing produk dikutip dari Antara:
Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.516.000
- 1 gram: Rp 2.891.000.
- 2 gram: Rp 5.713.000
- 5 gram: Rp 14.176.000
- 10 gram: Rp 28.278.000
- 25 gram: Rp 70.313.000
- 50 gram: Rp 140.517.000
- 100 gram: Rp 280.894.000
- 250 gram: Rp 700.509.000
- 500 gram: Rp 1.401.018.000
- 1.000 gram: Rp 2.802.034.000
Antam
- 0,5 gram: Rp 1.557.000
- 1 gram: Rp 3.009.000
- 2 gram: Rp 5.956.000
- 3 gram: Rp 8.907.000
- 5 gram: Rp 14.810.000
- 10 gram: Rp 29.562.000
- 25 gram: Rp 73.775.000
- 50 gram: Rp 147.467.000
- 100 gram: Rp 294.853.000
UBS
- 0,5 gram: Rp 1.586.000
- 1 gram: Rp 2.934.000
- 2 gram: Rp 5.822.000
- 5 gram: Rp 14.387.000
- 10 gram: Rp 28.623.000
- 25 gram: Rp 71.416.000
- 50 gram: Rp 142.540.000
- 100 gram: Rp 284.967.000
- 250 gram: Rp 712.206.000
- 500 gram: Rp 1.422.741.000
Harga Emas Dunia
Sebelumnya,harga emas melemah pada perdagangan Rabu, 15 April 2026 (Kamis waktu Jakarta). Koreksi harga emas dunia terjadi setelah harga mencapai level tertinggi dalam satu bulan karena investor menilai sinyal terbaru tentang situasi Amerika Serikat (AS)-Ira dan apa artinya bagi prospek suku bunga.
Mengutip CNBC, Kamis, (16/4/2026), harga emas di pasar spot turun 0,9% menjadi USD 4.796,56 per ounce pada awal perdagangan, setelah mencapai level tertinggi sejak 18 Maret. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni melemah 0,6% menjadi USD 4.820,50.
“Emas dan perak hanya mengalami aksi ambil untung ringan dan rutin setelah mencapai level tertinggi semalam,” ujar Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.
“Harga emas telah menguat karena meningkatnya selera risiko dan mengalami penurunan selama periode penghindaran risiko dalam beberapa sesi terakhir, yang bertentangan dengan peran tradisional logam tersebut sebagai aset safe-haven. Para pedagang saat ini lebih fokus pada implikasi kebijakan moneter yang lebih ketat dan tekanan inflasi,” ia menambahkan.
Sentimen Harga Emas Lainnya
Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri perang dapat segera dilanjutkan dan berakhir dengan kesepakatan, dan meminta dunia untuk memperhatikan “dua hari yang menakjubkan”.
Sementara pasukan AS yang memberlakukan blokade menghentikan kapal-kapal yang meninggalkan pelabuhan Iran.
Harga minyak naik karena pengiriman melalui Selat Hormuz tetap terbatas. 45 hari setelah Garda Revolusi Iran menyatakan selat tersebut tertutup, transit melalui jalur air tersebut tetap tidak pasti meskipun ada gencatan senjata selama dua minggu.
Bank Sentral AS (Federal Reserve) mungkin perlu menunggu hingga 2027 untuk memangkas suku bunga jika kenaikan harga minyak yang berkepanjangan akibat perang Iran menunda kemajuan inflasi menuju target 2% bank sentral AS,” kata Presiden Federal Reserve Chicago, Austin Goolsbee, pada Selasa.
Saat ini pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS sebesar 31% tahun ini. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan harga emas dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset yang tidak menghasilkan imbal hasil, sehingga mengurangi daya tarik logam mulia ini sebagai lindung nilai inflasi.