Liputan6.com, Jakarta - Banjir besar melanda hampir seluruh wilayah Kota Bandar Lampung usai diguyur hujan deras pada Selasa (14/4) sore hingga malam. Dalam peristiwa itu, satu orang ibu rumah tangga (IRT) dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan titik di kota tersebut terendam air.
Berdasarkan data Pusdalops PB BPBD Provinsi Lampung, hujan mulai turun sekitar pukul 16.30 WIB dengan intensitas tinggi. Bahkan, curah hujan tercatat mencapai 75,2 mm pada pukul 19.30 WIB, yang memicu genangan luas di berbagai wilayah.
Advertisement
Sejumlah kecamatan terdampak cukup parah, di antaranya Kemiling, Sukarame, Tanjung Karang Barat, Tanjung Senang, Rajabasa, hingga Teluk Betung. Air mulai menggenangi jalan dan permukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB.
Total ada 34 titik banjir yang tersebar di berbagai lokasi strategis, seperti Jalan Raden Intan, Jalan ZA Pagar Alam, Jalan Sultan Agung, Jalan Teuku Umar, hingga kawasan Way Halim dan Sukabumi.
Tak hanya banjir, bencana tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Jalan Adi Sucipto, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur.
BPBD Provinsi Lampung mencatat satu korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Korban diketahui bernama Dewi, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Pandawa, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras.
“Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan banjir di banyak titik. Kami juga mencatat adanya satu korban meninggal dunia dalam peristiwa ini,” ujar Humas BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, Rabu (15/4).
Wahyu menjelaskan, banjir merendam sejumlah kawasan padat penduduk dan jalur vital kota seperti Jalan Sam Ratulangi, Jalan Pajajaran, Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Soekarno Hatta, hingga Perumahan Puri Indah.
Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama yang mengalami kemacetan parah akibat genangan air.
Tim Gabungan Dikerahkan
Tim gabungan pun langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi warga terdampak. Personel yang terlibat berasal dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, Basarnas, PMI, hingga Satpol PP.
“Seluruh tim turun ke lokasi untuk membantu evakuasi dan penanganan warga terdampak banjir,” jelasnya.
Saat ini, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut seiring cuaca yang berangsur cerah. Meski demikian, petugas masih melakukan pendataan serta membantu warga membersihkan rumah yang terdampak.