Liputan6.com, Jakarta - Nissan kembali membuat gebrakan di segmen crossover kompak dengan menghadirkan generasi terbaru Nissan Juke yang kini bertransformasi menjadi mobil listrik murni (EV). Perubahan ini tak hanya soal teknologi, tetapi juga menyentuh aspek desain yang tampil ekstrem hingga disebut lebih mirip mobil konsep dibanding kendaraan produksi massal.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi elektrifikasi global Nissan yang semakin agresif dalam menghadirkan kendaraan berbasis baterai di berbagai segmen.
Advertisement
Dilansir dari Carscoops, Nissan Juke terbaru hadir dengan tampilan yang benar-benar berbeda dari generasi sebelumnya.
Desain eksteriornya mengusung garis bodi tajam, proporsi unik, serta detail futuristis yang membuatnya tampak seperti mobil konsep.
Inspirasi desain ini diyakini berasal dari Nissan Hyper Punk yang sebelumnya diperkenalkan di ajang otomotif Jepang. Karakter khas Juke yang nyentrik tetap dipertahankan, namun kini tampil lebih modern dan radikal.
Secara teknis, Juke terbaru akan dibangun menggunakan platform CMF-EV (AmpR Medium), yang juga digunakan oleh Nissan Ariya.
Platform ini memang dirancang khusus untuk kendaraan listrik, menawarkan efisiensi tinggi serta ruang kabin yang lebih lega.
Meski spesifikasi lengkap belum diumumkan, beberapa laporan menyebutkan jarak tempuhnya bisa mencapai 400 hingga 480 kilometer, tergantung varian baterai yang digunakan.
Nissan memastikan Juke EV akan diproduksi di pabrik Sunderland, Inggris, bersama model listrik lainnya seperti Nissan Leaf generasi terbaru. Peluncuran globalnya dijadwalkan berlangsung pada musim semi tahun depan.
Kehadiran model ini sekaligus menandai era baru bagi Juke sebagai SUV listrik sepenuhnya.
Keunggulan Utama
Transformasi ini menjadi perubahan besar dalam sejarah Nissan Juke. Sejak pertama kali meluncur pada 2010, model ini dikenal sebagai crossover kompak bermesin bensin dengan desain kontroversial.
Kini, generasi terbarunya akan hadir eksklusif sebagai mobil listrik, mengikuti tren industri otomotif global yang semakin mengarah ke elektrifikasi.
Dengan hadirnya versi listrik, Nissan Juke akan bersaing dengan sejumlah SUV listrik kompak seperti Peugeot e-2008, Opel Mokka Electric, hingga model terbaru seperti Kia EV2.
Keunggulan utama Juke diprediksi tetap terletak pada desain unik dan identitas kuat, yang selama ini menjadi daya tarik utama, khususnya bagi konsumen muda yang menginginkan kendaraan tampil beda.
Dengan kombinasi desain futuristis dan teknologi listrik, Nissan Juke generasi terbaru berpotensi menjadi salah satu pemain menarik di segmen SUV listrik kompak global.