Saham WBSA Melonjak 24,78% pada Sesi Pertama Hari Ini 13 April 2026

Berikut pergerakan harga saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) atau saham WBSA pada perdagangan saham sesi pertama, Senin (13/4/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 13 April 2026, 13:00 WIB
Harga saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) atau saham WBSA melonjak signifikan pada sesi pertama perdagangan saham Senin, (13/4/2026). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) melonjak signifikan pada sesi pertama perdagangan saham Senin, (13/4/2026). Kenaikan harga saham WBSA ini terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menghijau.

Mengutip data RTI, harga saham WBSA melonjak 24,78% menjadi Rp 282 per saham. Harga saham WBSA dibuka naik ke posisi Rp 282 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 226 per saham. Harga saham WBSA berada di level tertinggi Rp 282 dan terendah Rp 282 per saham. Total frekuensi perdagangan 4.408 kali dengan volume perdagangan saham 20.851 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 626,8 juta.

Sementara itu, IHSG berbalik arah menghijau. IHSG naik 0,46% ke posisi 7.492,73 pada sesi pertama. Indeks saham LQ45 turun 0,09% ke posisi 745,81. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.500,13 dan level terendah 7.351,36. Sebanyak 305 saham melemah sehingga menekan IHSG. 348 saham menguat dan menahan koreksi IHSG. 162 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.511.190 kali dengan volume perdagangan saham 23,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,1 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 17.108.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham energi naik 2,4%. Sektor saham basic menanjak 2,53%, sektor saham industri bertambah 1,88%, sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,41%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal melompat 1,68%, sektor saham properti bertambah 0,335, sektor saham teknologi mendaki 0,47% dan sektor saham infrastruktur naik 0,60%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan turun 0,29%, sektor saham keuangan merosot 0,75%, sektor saham transportasi turun 0,30%.

BEI: BSA Jadi Emiten Perdana yang IPO di 2026

Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah sebesar 12,76 poin. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Sebelumnya, di tengah dinamika dan ketidakpastian pasar modal yang sempat diwarnai gonjang-ganjing, PT BSA Logistik Indonesia Tbk (WBSA) justru membuka tahun 2026 dengan langkah berani. Perseroan resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia sebagai emiten pertama tahun ini.

“Saya mengucapkan selamat atas pencatatan perdana saham PT BSA Logistik Indonesia TBK yang resmi. Ini menarik nih, menjadi perusahaan pencatatan yang pertama di 2026,” kata Direktur PT Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna, dalam Pencatatan Perdana Saham PT BSA Logistik Indonesia Tbk, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, momentum ini menjadi sinyal penting bahwa minat perusahaan untuk melantai di bursa tetap terjaga, sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia di tengah kondisi yang fluktuatif.

Nyoman mengatakan pencatatan perdana ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi awal perjalanan BSA Logistik di arena publik dengan berbagai tuntutan dari regulator dan investor.

“Hari ini kita menjadi saksi PT BSA Logistik Indonesia TBK memulai perjalanannya memasuki apa yang kita maksudkan sebagai public arena, arena publik dengan multiple stakeholder,” ujarnya.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor logistik, BSA Logistik menghadapi tantangan bisnis yang sangat operasional, sensitif terhadap waktu, dan bergantung pada kualitas layanan.

BEI menilai, keandalan jaringan distribusi, efisiensi operasional, serta ketepatan waktu pengiriman menjadi faktor krusial yang harus dijaga. Keterlambatan dalam pengiriman tidak hanya berdampak pada biaya, tetapi juga dapat menggerus kepercayaan pelanggan.

“Oleh karena itu, perseroan diharapkan menjaga keandalan jaringan distribusi, mengoptimalkan efisiensi perusahaan, dan memastikan on-time delivery dan kualitas layanan,” ujarnya.

 

Top Gainers Pembukaan Perdagangan Saham

Pekerja melintas di dekat layar digital pergerakan saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih naik, namun tak lama kemudian, IHSG melemah 2,3 poin atau 0,05 persen ke level 5.130, 18. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) perusahaan logistik terintegrasi yang berfokus pada layanan angkutan multimoda, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) perdana pada Jumat, (10/4/2026).

Saham dengan kode WBSA menjadi sorotan utama setelah mencatatkan kenaikan tertinggi. Saham ini melesat hingga 34,52 persen ke level 226, menjadikannya pemimpin dalam daftar top gainers pada sesi pagi pukul 9.00 WIB.

Kenaikan tajam ini menunjukkan tingginya minat beli investor terhadap saham WBSA. Lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat umumnya dipicu oleh sentimen positif, baik dari faktor internal perusahaan maupun spekulasi pasar.

“Melalui IPO ini, kami berharap dapat memperkuat posisi dan kapabilitasnya dalam mendukung pertumbuhan sektor transportasi serta perekonomian Indonesia,” kata  Direktur Utama PT BSA Logistics Indonesia Tbk Edwin Wibowo dalam peresmian IPO WBSA, di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/4/2026). 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya