BRI Perluas Akses Hunian, Penyaluran KPR Subsidi Tembus Rp17,13 Triliun hingga Akhir Maret 2026

BRI menyalurkan KPR subsidi Rp17,13 triliun hingga Maret 2026 kepada lebih dari 125 ribu debitur, memperluas akses hunian terjangkau bagi masyarakat.

oleh Wuri AnggariniDiterbitkan 13 April 2026, 10:05 WIB
Dok. Antara Foto

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung program perumahan nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Hingga akhir Maret 2026, perseroan telah menyalurkan pembiayaan KPR subsidi senilai Rp17,13 triliun kepada lebih dari 125 ribu debitur di berbagai wilayah Indonesia. 

Penyaluran tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus mendukung pemerataan ekonomi di berbagai daerah.

Seiring meningkatnya kebutuhan hunian yang terjangkau, pembiayaan KPR subsidi dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang layak.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto mengatakan bahwa penyaluran KPR subsidi yang dilakukan BRI merupakan bentuk dukungan terhadap program perumahan nasional sekaligus upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang terjangkau.

“Penyaluran KPR subsidi mencerminkan komitmen BRI dalam memperluas akses perumahan bagi masyarakat. BRI memandang pembiayaan perumahan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah. Melalui langkah ini, BRI berupaya menghadirkan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan perekonomian,” ujar Aris.

Dorong Aktivitas Ekonomi di Sekitar Kawasan Hunian

Dok. Antara Foto

Selain membuka akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, pembangunan kawasan perumahan juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Aktivitas ini mendorong pertumbuhan berbagai sektor pendukung, mulai dari sektor konstruksi, industri bahan bangunan, jasa tenaga kerja hingga logistic serta peluang usaha bagi pelaku UMKM yang berkembang di sekitar kawasan perumahan.

Aris menegaskan bahwa jaringan BRI yang tersebar luas menjadi fondasi strategis dalam memperluas jangkauan pembiayaan perumahan ke berbagai wilayah.

“Didukung jaringan yang luas dan terintegrasi, BRI akan terus mengoptimalkan penyaluran pembiayaan perumahan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah. Upaya ini diarahkan untuk memperluas jangkauan pembiayaan sekaligus memastikan akses yang lebih merata di berbagai daerah,” pungkas Aris.

Sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung program strategis pemerintah, penyaluran KPR subsidi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam penyediaan hunian yang terjangkau bagi masyarakat. Melalui peran tersebut, BRI tidak hanya berperan sebagai penyalur pembiayaan, tetapi juga berperan dalam memperluas akses kepemilikan rumah secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya