Luciano Spalletti Akui Juventus Sempat Tertekan sebelum Bangkit

Luciano Spalletti mengakui Juventus kesulitan di babak pertama melawan Atalanta. Ia menilai perubahan di babak kedua jadi kunci kemenangan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 April 2026, 12:07 WIB
Pelatih Juventus asal Italia, Luciano Spalletti (kiri), berbicara dengan bek Juventus asal Prancis bernomor punggung 15, Pierre Kalulu Kyatengwa, selama pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan Lazio di stadion Allianz di Turin, Senin dini hari WIB. (Isabella BONOTTO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Luciano Spalletti mengakui Juventus mengalami kesulitan besar saat menghadapi Atalanta, terutama di babak pertama. Namun, ia menilai performa tim berubah drastis setelah jeda.

Juventus berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Atalanta di Bergamo, Minggu (12/4) dini hari WIB. Hasil ini menjaga peluang mereka untuk finis di empat besar klasemen.

Pada babak pertama, Juventus lebih banyak ditekan oleh tuan rumah. Atalanta mendominasi permainan, tetapi gagal memanfaatkan peluang yang ada.

Sebaliknya, Juventus tampil lebih efektif di babak kedua. Mereka mampu memanfaatkan kesalahan lawan untuk mencetak gol penentu kemenangan.


Juventus Kesulitan Hadapi Tekanan Atalanta di Babak Pertama

Selebrasi gol Jeremie Boga pada laga Atalanta vs Juventus di pekan ke-32 Serie A 2025/2026 di Bergamo pada Minggu (12/4) dini hari WIB. Dok. Juventus

Juventus tidak mampu mengembangkan permainan pada awal pertandingan. Tekanan tinggi dari Atalanta membuat mereka kesulitan mengalirkan bola.

Situasi tersebut memaksa Juventus lebih banyak bertahan. Mereka tidak bisa keluar dari tekanan yang diberikan lawan.

"Selama setengah jam pertama kami sangat menderita, karena Atalanta adalah tim yang bagus dan kami tidak mampu merangkai umpan dalam situasi apa pun karena mereka terus menekan kami," ujar Spalletti.

"Kami dipaksa hanya bertahan. Di babak kedua, itu menjadi pertandingan yang sepenuhnya berbeda, kami bermain lebih seimbang," tegas Spalletti.


Perubahan Babak Kedua Jadi Kunci Kemenangan Juventus

Laga Atalanta vs Juventus pada pekan ke-32 Serie A 2025/2026 di Bergamo pada Minggu (12/4) dini hari WIB. Dok. Juventus

Spalletti menilai timnya mampu memperbaiki permainan setelah turun minum. Penyesuaian strategi membuat Juventus tampil lebih kompetitif.

Menurutnya, Juventus kali ini mampu memanfaatkan momen dengan lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya. Efektivitas menjadi pembeda utama.

"Biasanya kami yang tidak mampu memanfaatkan dominasi dan dihukum karena gagal mencetak gol saat berada di atas, tetapi kali ini kami melakukan hal sebaliknya," ujar Spalletti.

"Ini adalah pertandingan yang sepenuhnya berbeda setelah jeda dan kami bisa tampil lebih baik," lanjut Spalletti.


Kondisi Pemain Jadi Tantangan dalam Laga Berat

Serie A - Atalanta Vs Juventus (Bola.com/Adreanus Titus)

Spalletti juga mengungkapkan kondisi fisik pemain menjadi kendala dalam pertandingan ini. Beberapa pemain tidak berada dalam kondisi terbaiknya.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi usaha para pemain yang berjuang untuk tim. Hal itu menjadi nilai positif dari kemenangan ini.

"Ini adalah pertandingan yang bernilai lebih dari tiga poin. Sayangnya, kami tidak berada dalam kondisi terbaik menjelang laga ini karena beberapa pemain mengalami masalah kebugaran," kata Spalletti.

"Mengingat kondisi pemain yang kesulitan malam ini, saya senang mereka tetap berusaha dan bekerja untuk tim," tutup Spalletti.

Sumber: Football Italia


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya