Viral Penumpang Tahan Pintu Kereta Cepat Whoosh, Sempat Ganggu Jadwal Perjalanan

KCIC mengecam aksi penumpang yang menahan pintu kereta cepat Whoosh di Padalarang hingga menyebabkan keterlambatan perjalanan.

oleh Luqman RimadiDiterbitkan 10 April 2026, 18:31 WIB
Gambar potongan video yang memperlihatkan seorang penumpang kereta cepat Whoosh nekat menahan pintu otomatis karena barang miliknya tertinggal viral di media sosial. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang kereta cepat Whoosh nekat menahan pintu otomatis karena barang miliknya tertinggal viral di media sosial. Tindakan tersebut berdampak pada keterlambatan perjalanan kereta.

Berdasarkan video yang beredar, penumpang tersebut terlihat berusaha menahan pintu yang hampir tertutup. Dalam rekaman itu juga tampak petugas keamanan mengambil barang yang tertinggal di peron dan menyerahkannya kepada penumpang tersebut.

Terkait hal itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) membenarkan adanya aksi penumpang tersebut, KCIC pun mengecam tindakan penumpang wanita yang menahan pintu otomatis kereta cepat Whoosh rute Padalarang–Halim di Stasiun Padalarang itu, karena menyebabkan keterlambatan perjalanan.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan insiden tersebut berdampak langsung pada jadwal keberangkatan kereta.

“Kejadian tersebut memicu keterlambatan perjalanan Whoosh, jadwal pemberangkatan yang seharusnya pada pukul 07.23 WIB baru dapat dilakukan pada pukul 07.25 WIB,” kata Eva saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2026).

KCIC menilai tindakan menahan pintu otomatis tidak hanya berpotensi merusak fasilitas, tetapi juga merugikan penumpang lain karena mengganggu operasional perjalanan.

Sebagai tindak lanjut, KCIC menyatakan akan meningkatkan kewaspadaan petugas, baik di area peron maupun di dalam kereta, guna mencegah kejadian serupa terulang.

Penumpang Dapatkan Teguran

Hingga pertengahan Oktober 2023, tiket Kereta Cepat Whoosh masih digratiskan untuk masyarakat. (BAY ISMOYO/AFP)

Selain itu, penumpang yang melakukan tindakan tersebut telah diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya.

“KCIC berharap seluruh penumpang dapat mengikuti aturan dan arahan petugas serta tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri, mengganggu operasional, maupun merusak sarana Whoosh,” ujar Eva.

Sementara itu, Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, menjelaskan aksi penumpang tersebut dipicu karena barang miliknya tertinggal di area peron.

“Penumpang mencoba menahan pintu yang sudah mulai tertutup karena barang miliknya tertinggal di peron,” kata Emir.

KCIC mengingatkan penumpang agar tidak mengambil tindakan sendiri dalam situasi serupa. Apabila ada barang tertinggal, penumpang diminta segera berkoordinasi dengan petugas untuk ditangani melalui sistem lost and found yang telah disediakan.

Dengan adanya layanan tersebut, penumpang diimbau tetap mematuhi prosedur demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Infografis Intip Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya