AC Milan Uji Taktik 3 Penyerang Jelang Duel Krusial Lawan Udinese

AC Milan uji formasi tiga penyerang jelang lawan Udinese. Allegri cari solusi atas tumpulnya lini depan demi menjaga peluang Scudetto.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 10 April 2026, 15:17 WIB
Selebrasi Youssouf Fofana dalam laga AC Milan vs Torino di Liga Italia 2025/2026, Minggu (22/3/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan bersiap menghadapi laga penting pekan ke-32 Serie A melawan Udinese, Sabtu (11/4) di San Siro. Persiapan kali ini terasa berbeda. Ada indikasi perubahan besar dalam pendekatan taktik tim.

Pelatih Massimiliano Allegri mulai membuka opsi baru. Ia tak lagi sepenuhnya bergantung pada formasi 3-5-2 yang selama ini menjadi andalan. Eksperimen mulai terlihat dalam sesi latihan terakhir.

Perubahan ini bukan tanpa alasan. Performa Milan belakangan mengalami penurunan. Tiga kekalahan dari enam laga terakhir menjadi alarm serius.

Lebih mengkhawatirkan, seluruh kekalahan itu terjadi dengan skor tipis 0-1. Ini menunjukkan satu masalah utama: lini serang yang tumpul.

Situasi tersebut memaksa Allegri mencari solusi cepat. Salah satu opsi yang kini diuji adalah penggunaan tiga penyerang untuk meningkatkan produktivitas gol.


Allegri Uji Formasi 4-3-3 demi Hidupkan Lini Serang

Massimiliano Allegri memberikan instruksi pada skuad AC Milan di laga lawan Napoli di semifinal Supercoppa Italiana di Stadion Universitas King Saud, Riyadh, Arab Saudi, Jumat (19/12/2025). (AP Photo/Altaf Qadri)

AC Milan menjalani sesi latihan intensif di Milanello. Fokus utama adalah mengasah variasi serangan. Allegri terlihat aktif mengatur skema baru.

Menurut laporan Sky Sport Italia, Milan mencoba formasi tiga penyerang. Skema ini menjadi alternatif dari 3-5-2 yang mulai terbaca lawan.

Christian Pulisic diplot di sisi kanan. Rafael Leao tetap menjadi andalan di sisi kiri. Keduanya diharapkan memberi lebar permainan.

Di posisi striker, Santiago Gimenez dan Niclas Fullkrug bergantian diuji. Namun, Gimenez disebut lebih berpeluang tampil sebagai starter.

Perubahan ini mengarah pada formasi 4-3-3. Struktur ini dinilai lebih cocok dengan karakter pemain depan Milan yang bertipe winger.


Dampak Taktik Baru dan Kabar Positif dari Lini Belakang

Para pemain AC Milan - Strahinja Pavlovic (kiri), Fikayo Tomori, dan Matteo Gabbia - merayakan hasil pertandingan setelah duel Serie A kontra Inter Milan, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

Eksperimen ini membawa harapan baru. Milan butuh perubahan untuk menjaga peluang Scudetto tetap hidup. Persaingan di papan atas Serie A sangat ketat. Setiap poin menjadi krusial di fase akhir musim.

Laga melawan Udinese pun berstatus wajib menang. Kegagalan meraih tiga poin bisa memperbesar tekanan.

Selain sektor serang, Milan juga mendapat kabar baik. Matteo Gabbia sudah kembali dari cedera. Kehadirannya menambah opsi di lini belakang. Namun, belum pasti apakah ia langsung menjadi starter.

Allegri kini punya lebih banyak pilihan. Fleksibilitas skuad menjadi keuntungan menjelang laga penting.

Sumber: SempreMilan

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya