Profil Timnas Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Siap Mengejutkan usai Singkirkan Italia

Timnas Bosnia dan Herzegovina akan berpartisipasi lagi di Piala Dunia 2026.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 09 April 2026, 22:25 WIB
Timnas Bosnia merayakan keberhasilan melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Timnas Italia di final playoff Piala Dunia 2026, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Armin Durgut)

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Bosnia dan Herzegovina kembali menarik perhatian penggemar sepak bola di seluruh dunia. Setelah menunggu cukup lama, mereka akhirnya memastikan diri untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 dengan penuh drama yang mengesankan.

Memori terakhir mereka di turnamen ini masih sangat kuat, terutama sejak edisi 2014 di Brasil. Pada saat itu, Bosnia melakukan debutnya di panggung terbesar sepak bola internasional.

Perjalanan mereka menuju kualifikasi tidaklah mudah dan dipenuhi dengan pelajaran yang sangat berharga. Mereka harus bersaing melawan tim-tim besar dan merasakan ketatnya persaingan di level tertinggi.

Sekarang, lebih dari sepuluh tahun berlalu, Bosnia hadir dengan cerita yang berbeda. Mereka membawa harapan yang besar untuk melampaui sekadar fase grup dan mencapai prestasi yang lebih tinggi.


Perjalanan Bosnia dan Herzegovina Menuju Piala Dunia 2026

Suporter Timnas Bosnia dan Herzegovina merayakan kemenangan atas Italia pada final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Italia di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. Bosnia dan Herzegovina memastikan tiket berlaga di ajang Piala Dunia 2026. (Elvis BARUKCIC/AFP)

Bosnia dan Herzegovina memulai langkah mereka di Grup H kualifikasi zona Eropa. Dalam usaha meraih tiket langsung ke Piala Dunia, mereka harus berkompetisi dengan Austria, Rumania, Siprus, dan San Marino.

Persaingan di grup ini berlangsung ketat dari awal hingga akhir fase grup. Bosnia akhirnya berhasil menyelesaikan kompetisi sebagai runner-up dengan perolehan 17 poin, hanya terpaut dua angka dari Austria yang berada di posisi teratas klasemen. Hasil tersebut mengharuskan mereka untuk menjalani jalur playoff yang penuh tekanan.

Di babak semifinal, Bosnia berhasil menyingkirkan Wales melalui adu penalti dengan skor 4-1 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam waktu normal. Laga final menghadirkan momen dramatis ketika mereka berhadapan dengan Italia di Zenica.

Pertandingan berakhir imbang 1-1, dan Bosnia keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1 dalam adu penalti setelah dua penendang Italia, Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal mengeksekusi tendangan mereka. Bosnia membuat kejutan yang luar biasa dengan mengalahkan Italia, tim yang lebih diunggulkan sebelum pertandingan. Kemenangan ini juga memperpanjang duka Azzurri, yang gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia, yaitu 2018, 2022, dan kini 2026.


Rapor Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia

Bosnia-Herzegovina. Negara pecahan Yugoslavia ini tercatat baru satu kali lolos ke putaran final Piala Dunia pada edisi 2014 di Brasil. Saat itu Bosnia-Herzegovina finis di posisi ke-3 Grup F dengan mengemas 3 poin. Posisi juara grup diraih Argentina dengan 9 poin, sementara posisi runner-up ditempati Nigeria dengan 4 poin. (AFP/Emmanuel Dunand)

Bosnia dan Herzegovina sebelumnya adalah bagian dari negara Yugoslavia. Sejak tahun 1990, mereka resmi memisahkan diri dan menjadi negara yang berdaulat.

Lanjut Baca:

Pada tahun 1994, Bosnia dan Herzegovina tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat. Selanjutnya, pada tahun 2002, 2006, dan 2010, mereka juga mengalami kegagalan untuk lolos ke putaran final turnamen tersebut. Namun, penampilan Bosnia di Piala Dunia 2014 menjadi momen bersejarah bagi mereka. Dalam turnamen itu, mereka berada di Grup F yang diisi oleh Argentina, Nigeria, dan Iran. Di laga pertama, Bosnia langsung menghadapi tantangan berat dengan melawan Argentina. Mereka mengalami kekalahan tipis 1-2, di mana gol penentu dicetak oleh Lionel Messi. Meskipun demikian, Bosnia mampu menunjukkan kemampuan mereka dengan meraih satu kemenangan. Akan tetapi, dua kekalahan lainnya membuat mereka harus puas menempati posisi ketiga grup dengan total tiga poin. Walaupun gagal melaju ke fase knockout, pengalaman yang didapat menjadi dasar yang penting bagi tim. Kini, Bosnia datang dengan semangat dan ambisi untuk melampaui pencapaian yang telah diraih sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya