Top 3 Tekno: Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Bikin Penasaran

Bocoran HP lipat Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide membuat penasaran para pembaca.

oleh IskandarDiterbitkan 09 April 2026, 11:00 WIB
Bocoran demo Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide. Credit: Android Authority

Liputan6.com, Jakarta - Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (8/4/2026) kemarin.

Berita lain yang juga populer datang dari Komdigi yang melakukan investigasi terkait ketidaksesuaian rating IGRS di Steam.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. HP Lipat Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Bocor, Ini Spesifikasinya

Setelah sempat bereksperimen dengan konsep layar lipat tiga (tri-fold), Samsung dilaporkan tengah mengalihkan fokus pada pengembangan perangkat layar lipat dengan dimensi yang lebih lebar.

Perangkat yang dirumorkan bernama Galaxy Z Fold 8 Wide ini diprediksi menjadi jawaban Samsung untuk menantang dominasi kompetitor di segmen serupa, seperti Huawei Mate XT atau seri Pura X.

Langkah strategis ini bukan sekadar isapan jempol. Berdasarkan penelusuran pada basis kode sistem operasi terbaru, One UI 9, ditemukan referensi grafis yang menunjukkan fungsi display mirroring dengan rasio aspek yang berbeda drastis dari lini Galaxy Z Fold konvensional.

Dalam aset gambar sistem tersebut, ditemukan nama berkas dengan kode “H8”. Kode ini sebelumnya telah santer dikaitkan dengan proyek internal Samsung bertajuk “Wide Fold”.

Perbedaan paling mencolok terletak pada bentuk visualnya. Jika Galaxy Z Fold 8 standar tetap mempertahankan profil yang cenderung memanjang, varian Wide ini akan mengusung rasio aspek 4:3 pada layar internalnya.

Data dari animasi demo menunjukkan rasio sekitar 1.3:1 atau setara dengan standar 4:3 yang lebih proporsional untuk produktivitas.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Komdigi Investigasi Ketidaksesuaian Rating Game di Steam

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana. Credit: Ardi Widiyansah/Komdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah melakukan investigasi mendalam terkait temuan ketidaksesuaian antara klasifikasi usia atau rating Indonesia Game Rating System (IGRS) dengan konten aktual pada sejumlah game di platform Steam.

Langkah ini diambil guna mencegah kebingungan orang tua dalam mengawasi konsumsi digital anak-anak mereka.

Investigasi tersebut dilakukan secara menyeluruh, mencakup mekanisme klasifikasi pada platform hingga pemeriksaan terhadap pengembang game developer sebagai sumber konten. Upaya ini bertujuan memetakan akar permasalahan, mulai dari proses produksi, penilaian mandiri, hingga distribusi konten ke masyarakat.

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa akurasi rating adalah instrumen krusial dalam perlindungan konsumen, terutama kelompok usia anak dan remaja.

“Tujuan utama penerapan IGRS adalah memberi pegangan yang jelas bagi orang tua agar anak bermain sesuai dengan usianya,” ujar Sonny sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (8/4/2026).

Menanggapi temuan ini, Komdigi dan pihak Steam telah menjalin komunikasi intensif untuk mempercepat klarifikasi sistem klasifikasi yang diterapkan.

Sebagai tindakan preventif, Steam telah menurunkan (take down) tanda rating pada gim-gim yang dinilai bermasalah agar tidak memicu keresahan publik.

Baca selengkapnya di sini 

 

3. Indosat dan Google Hadirkan Paket Bundling Gemini AI Plus di Indonesia, Ini Daftar Harganya

Indosat dan Google meluncurkan paket bundling Gemini AI Plus. Liputan6.com/Iskandar

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) berkolaborasi dengan Google menghadirkan akses eksklusif Google Gemini AI Plus bagi pelanggan IM3 dan Tri melalui paket data khusus di aplikasi myIM3 dan BIMA+.

Setelah menjalani fase awal sejak Februari 2026, layanan tersebut kini diperluas untuk menjangkau seluruh basis pelanggan Indosat dalam beberapa pekan mendatang.

Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, menyebut langkah ini merupakan solusi praktis bagi pelanggan agar lebih produktif.

"Kini pelanggan IM3 dan Tri bisa lebih mudah memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menyelesaikan pekerjaan, tugas kuliah, hingga mencari inspirasi konten. Cukup dengan satu paket layanan, pelanggan bisa langsung mengakses AI tanpa perlu berlangganan platform secara terpisah," ujar Bilal, Rabu (8/4/2026) di MX Center Gedung Indosat, Jakarta.

Baca selengkapnya di sini

Infografis Baterai Ponsel Meledak (Liputan6.com/Triyasni)

Infografis Baterai Ponsel Meledak (Liputan6.com/Triyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya