Momentum Halal Bihalal, Propam Polda Riau dan POM TNI Perkuat Sinergi

Penguatan kedua institusi itu dibalut dengan momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 08 April 2026, 14:30 WIB
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau dan Polisi Militer (POM) TNI memperkuat pengawasan dan sinergitas bersama dalam fungsinya di masing-masing institusi (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau dan Polisi Militer (POM) TNI memperkuat pengawasan dan sinergitas bersama dalam fungsinya di masing-masing institusi.

Menurut Kabid Propam Polda Riau Kombes Harissandi, penguatan kedua institusi itu dibalut dengan momentum Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Sinergi yang terbangun tidak hanya bersifat formal, tetapi juga harus diwujudkan dalam koordinasi yang efektif di lapangan," kata Kombes Harissandi, Rabu (8/4/2026).

Dia menyampaikan, kolaborasi antara Propam dan POM TNI merupakan elemen penting dalam memastikan setiap pelaksanaan tugas operasional berjalan sesuai koridor hukum dan etika.

“Ketika pengawasan berjalan kuat dan sinergi antar institusi terjaga, maka stabilitas keamanan akan tetap terkendali. Di situlah kepercayaan masyarakat tumbuh dan menguat,” yakin dia.

Kombes Harissandi meyakini, melalui kegiatan bersama, kedua institusi biss semakin memberi penguatan internal Propam dapat berjalan beriringan dengan soliditas eksternal bersama POM TNI.

"Sehingga mampu menghadirkan institusi yang semakin profesional, terpercaya, dan adaptif dalam menjawab tantangan ke depan," yakin dia.

 

Rakernis Internal Propam

Sebagai informasi, selain Halal Bihalal, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau juga menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Internal Propam Tahun 2026 di Pekanbaru sebagai langkah konsolidasi dan penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Polda Riau.

Kegiatan ini difokuskan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kualitas pengawasan, serta memperkuat integritas dan profesionalisme personel dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Rakernis internal ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas pengawasan selama ini sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan.

 

Pengawasan Internal Jadi Fondasi Utama

Dalam forum tersebut, penekanan utama diarahkan pada penguatan responsibilitas, ketepatan prosedur, serta kecepatan dalam menangani setiap potensi pelanggaran maupun permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.

Kombes Harissandi menegaskan, fungsi pengawasan internal merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah institusi. Menurutnya, kualitas pengawasan akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri.

“Propam harus menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap personel bekerja sesuai aturan, profesional, dan akuntabel. Pengawasan yang kuat bukan hanya soal penindakan, tetapi juga pencegahan agar setiap potensi pelanggaran dapat diantisipasi sejak dini,” ujar menutup.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya