Bursa Saham Asia Pasifik Menguat Usai Trump Tangguhkan Serangan ke Iran

Simak pergerakan saham di kawasan Asia-Pasifik hari ini Rabu 8 April 2026.

oleh Septian DenyDiterbitkan 08 April 2026, 08:20 WIB
Seorang wanita berjalan melewati layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa saham Asia-Pasifik menguat pada hari Rabu setelah Presiden Amerik Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia telah setuju untuk menangguhkan serangan yang direncanakan terhadap infrastruktur Iran selama dua minggu.

Dikutip dari CNBC, Rabu (8/4/2026), pasar saham Asia menguat dengan indeks Kospi Korea Selatan melonjak 5,3%, sementara indeks saham Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 3,4%. Saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 7,25% dan 9,2%.

Indeks saham Nikkei 225 Jepang naik 4,5%, sementara indeks saham Topix naik 3,2%. Indeks saham S&P/ASX 200 Australia naik 2,7%.

Pasar Hong Kong juga diperkirakan akan melonjak seiring dimulainya kembali perdagangan setelah libur. Kontrak berjangka Indeks Hang Seng berada di 25.233 dibandingkan penutupan terakhirnya di 25.116,53.

“Dalam jangka waktu yang lebih lama, harga energi ditakdirkan untuk cukup inflasi di seluruh dunia. Dan jika sekarang ada sedikit keyakinan atau visibilitas bahwa harga energi dapat turun kembali, itu lebih baik untuk inflasi, lebih baik untuk prospek pemotongan suku bunga bank sentral, dan sebagainya,” kata Manajer Portofolio Thornburg Investments, Josh Rubin.

Langkah itu “tergantung pada persetujuan Republik Islam Iran untuk PEMBUKAAN Selat Hormuz SECARA LENGKAP, SEGERA, dan AMAN,” tulisnya  di Truth Social.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah unggahan di X atas nama Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu mengatakan bahwa angkatan bersenjata Teheran akan menghentikan operasi pertahanan mereka. 

 

Gencatan Senjata

Kepulan asap tebal membubung dari fasilitas penyimpanan minyak yang terkena serangan AS-Israel pada Sabtu 7 Maret 2026 malam di Teheran, Iran, Minggu 8 Maret 2026. Militer Israel kembali melancarkan serangan udara yang menargetkan sejumlah fasilitas infrastruktur energi di Iran, khususnya di wilayah Teheran dan sekitarnya. (AP Photo/Vahid Salemi)

Trump mencatat bahwa gencatan senjata selama 2 minggu itu bergantung pada persetujuan Iran untuk membuka Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman. Araghchi mengatakan bahwa jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan angkatan bersenjata Iran selama dua minggu ke depan.

Harga minyak mentah AS anjlok setelah adanya kabar tersebut. Harga minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei turun lebih dari 16% menjadi USD 94,23 per barel.

Di AS, S&P 500 naik tipis 0,08% dan ditutup pada 6.616,85, sementara Nasdaq Composite  naik 0,10% menjadi 22.017,85. Dow Jones Industrial Average  turun 85,42 poin, atau 0,18%, dan ditutup pada 46.584,46.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya