Kesempatan Liburan ke Islandia Gratis, Hanya Berlaku untuk Mereka yang Tak Ahli Motret

Maskapai nasional Islandia, Icelandair, menawari kesempatan liburan gratis selama 10 hari, bahkan pemenangnya berhak dapat uang Rp800 jutaan.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 06 April 2026, 07:01 WIB
Ilustrasi Islandia. (dok. Rory Hennessey/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Ingin jalan-jalan gratis ke Islandia selama 10 hari? Maskapai penerbangan nasional mereka, Icelandair, menawarkan kesempatan untuk menjelajahi salah satu negara Nordic itu bagi fotografer yang buruk alias tak ahli memotret gambar.

Mengusung kampanye 'Fotografer Buruk', Icelandair membuka kesempatan bagi mereka yang tidak berlatar profesional di bidang fotografi dan tidak berminat khusus pada fotografi. Itu karena Icelandair ingin membuktikan bahwa 'bahkan fotografer terburuk pun dapat mengambil foto-foto hebat Islandia'.

Mengutip Euronews, Minggu, 5 April 2026, ada syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan kesempatan itu, yakni anda harus nyaman berbagi diri dalam video dan foto dan harus bersedia mendaki gunung dan berpartisipasi dalam kegiatan luar ruangan. Anda juga memerlukan paspor yang valid, berusia di atas 21 tahun, dan dapat bepergian ke Islandia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Untuk mendaftar, kunjungi reallybadphotographer.com. Anda akan ditanya enam pertanyaan tentang keterampilan fotografi Anda, dan untuk meningkatkan peluang Anda, Anda juga dapat mengirimkan video berdurasi 60 detik yang menjelaskan mengapa Anda adalah kandidat yang ideal.

Jika terpilih, maskapai itu akan memberikan tiket pesawat pulang pergi, akomodasi, dan uang saku. Tak lupa ada  €43.000 (sekitar Rp841,6 juta) sebagai imbalan atas foto dan konten Anda di akhir perjalanan.

Terlepas dari kompetisi fotografi itu, Islandia selama ini dikenal sebagai negara paling damai di dunia. Hal itu berdasarkan Indeks Perdamaian Global (GPI) 2025. 

 

 

Islandia Jadi Negara Paling Damai di Dunia

Ilustrasi pegunungan di Islandia. (dok. André Filipe/Unsplash)

Mengutip BBC, peringkat nomor satu diduduki Islandia sejak 2008. Negara itu memimpin di ketiga domain: keselamatan dan keamanan, konflik yang sedang berlangsung, dan militerisasi. Bahkan mencatat peningkatan dua persen tahun ini, memperlebar jarak dari negara peringkat kedua dalam daftar tersebut.

Bagi penduduk setempat, rasa aman itu sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. "Meskipun kondisi cuaca buruk, terutama di musim dingin, mungkin tidak selalu menciptakan rasa aman, komunitaslah yang menciptakannya," kata Inga Rós Antoníusdóttir, yang lahir di Islandia dan merupakan manajer umum Intrepid Travel Eropa Utara.

"Anda dapat berjalan sendirian di malam hari tanpa khawatir; Anda akan melihat bayi-bayi tidur nyenyak di kereta bayi di luar kafe dan toko sementara orang tua mereka menikmati makan atau menjalankan tugas; dan polisi setempat tidak membawa senjata."

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan di Islandia

Ilustrasi gletser dan aurora di Islandia. (dok. Nicolas J Leclercq/Unsplash)

Inga memuji kebijakan kesetaraan gender terkemuka di dunia di negara itu yang memungkinkan perempuan merasa aman. "Kesempatan yang sama dan sistem sosial yang kuat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan aman bagi semua orang," katanya.

Ia merekomendasikan pengunjung untuk merasakan ketenangan batin ini dengan bergabung dengan penduduk setempat dalam ritual sehari-hari. "Berenanglah di kolam geotermal dan mengobrollah dengan orang asing di bak air panas; daki gunung, baik itu mendaki Gunung Esja di luar Reykjavik pada sore hari atau pendakian beberapa hari di dataran tinggi," katanya.

"Islandia yang sesungguhnya ditemukan dalam kancah musik dan seni yang berkembang pesat, di alam yang jauh dari tempat-tempat wisata utama, dan dalam segala jenis cuaca."

Di sisi lain, Islandia disorot gara-gara untuk pertama kalinya dalam sejarah, nyamuk ditemukan berhasil hidup di sana. Penemuan itu terungkap pada Senin, 20 Oktober 2025, ketika Matthias Alfredsson, seorang ahli entomologi dari Institut Ilmu Alam Islandia, mengonfirmasi kabar mengejutkan itu kepada AFP.

Seputar Temuan Nyamuk di Islandia

Ilustrasi nyamuk. Sumber foto: unsplash.com/Thomas Kinto.

Tiga ekor nyamuk dari spesies Culiseta annulata ditemukan sekitar 30 kilometer di utara ibu kota Reykjavik. Dua di antaranya betina, satu jantan. Menariknya, mereka tidak ditemukan di rawa atau genangan air seperti lazimnya, melainkan dalam perangkap tali beraroma anggur manis — potongan kain yang direndam dalam campuran anggur berpemanis yang dipanaskan untuk menarik ngengat.

Selama ini, Islandia dikenal sejajar dengan Antarktika sebagai wilayah yang tidak pernah dihuni nyamuk. Dingin yang menusuk dan musim dingin yang panjang selalu menjadi benteng alami bagi negeri ini. Dengan demikian, pengumuman Alfredsson menjadi babak baru dalam sejarah alam Islandia.

"Ini adalah catatan pertama keberadaan nyamuk di lingkungan alami di Islandia," tulis Alfredsson dalam surelnya.

Ia juga mengingat satu kisah lama, yaitu bertahun-tahun lalu pernah ditemukan seekor nyamuk Aedes nigripes di sebuah pesawat di bandara Keflavik. Namun, spesimen tunggal itu kini telah hilang, seolah menjadi legenda kecil sebelum kisah nyata dimulai. Alfredsson menduga, nyamuk-nyamuk yang baru ditemukan ini datang melalui kapal atau kontainer yang singgah di pelabuhan Islandia. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya