Prabowo Geram 3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon, Kecam Keras Tindakan keji

Presiden Prabowo mengecam keras tindakan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 05 April 2026, 08:30 WIB
Sebelum tiba di Indonesia, UNIFIL telah menggelar upacara penghormatan militer sebagai bentuk penghormatan di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, Lebanon, Kamis (2/4/2026). Tampak dalam foto, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (kanan) memberi hormat saat personel militer membawa salah satu peti jenazah pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang gugur saat bertugas bersama pasukan sementara Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Lebanon, saat upacara penghormatan militer di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 4 April 2026. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengecam keras tindakan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Pernyataan tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram resminya @prabowo pada Sabtu, 4 April 2026 malam.

"Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa," tutur Prabowo, dikutip Minggu (5/4/2026).

Dalam pernyataannya, Kepala Negara juga menyampaikan duka mendalam atas wafatnya para prajurit yang gugur saat menjalankan misi mulia menjaga perdamaian dunia. Ia menegaskan penolakan terhadap segala bentuk tindakan yang merusak perdamaian, dan menghilangkan nyawa personel yang tengah bertugas di bawah mandat internasional.

Prabowo memastikan negara akan hadir untuk memberikan penghormatan atas jasa para prajurit, menjaga kehormatan mereka, serta memastikan pengorbanan yang telah diberikan tidak dilupakan.

Presiden turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian serta memperkuat persatuan.

"Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," kata Prabowo.

Adapun tiga prajurit yang gugur dalam tugas tersebut adalah Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.

 

Penghormatan Terakhir Presiden

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto (kedua dari kanan) memberi hormat saat menghadiri upacara penghormatan militer kepada jenazah personel pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu, 4 April 2026. Tiga jenazah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Kontingen Garuda untuk United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 4 April 2026 sore, sekitar pukul 18.00 WIB. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI penjaga perdamaian Indonesia yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ketiganya gugur terkena serangan di Lebanon beberapa waktu lalu.

Prabowo tampak bertakziah ke VIP Room Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Sabtu (4/4/2026). Berdasarkan pantauan Liputan6.com di lokasi, Prabowo tiba di VIP Room Bandara Soetta pukul 18.50 WIB. Prabowo langsung mendekati peti jenazah tiga prajurit TNI yang gugur.

Prabowo terlebih dahulu berbincang dengan pihak keluarga atau ahli waris dari tiga prajurit TNI yang gugur. Dia juga menenangkan keluarga yang bersedih.

Setelah itu, Prabowo mundur beberapa langkah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada tiga jenazah prajurit TNI. Hal ini dilakukan Prabowo di masing-masing peti jenazah prajurit TNI.

Prabowo tampak didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga bertemu dengan anak dari salah satu prajurit TNI yang masih berusia balita. Prabowo lalu mencium kepala anak dari almarhum Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya