Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian sepeda motor yang disertai letusan senjata api viral di media sosial. Peristiwa menegangkan itu terjadi di depan sebuah rumah jahit di pusat Kota Bandar Lampung, tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien, kawasan Palapa, Tanjung Karang Pusat, Jumat 3 April 2026.
Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), dua pelaku terlihat datang berboncengan dan langsung mengincar sepeda motor Honda Beat Street yang terparkir di depan toko Tailor Fantastic. Motor tersebut diketahui baru satu bulan digunakan oleh pemiliknya.
Advertisement
Aksi pelaku sempat berlangsung mulus hingga akhirnya dipergoki oleh orang di dalam toko. Situasi pun berubah tegang ketika salah satu saksi mulai menyadari adanya gerak-gerik mencurigakan.
Nabila, penjaga toko, mengaku awalnya tidak menaruh curiga. Ia mengira kedua pria itu hanya berhenti sejenak di depan toko. Namun, kecurigaan muncul saat salah satu pelaku terlihat terburu-buru memutar kendaraan.
"Saya langsung bilang ke pelanggan, itu maling," ujar Nabila, Minggu (4/4/2026).
Teriakan tersebut sontak memicu kepanikan. Seorang pelanggan bergegas keluar toko, diikuti teriakan lainnya yang membuat suasana menjadi ricuh. Pelaku yang panik langsung tancap gas.
Dalam upaya melarikan diri, salah satu pelaku bahkan sempat melepaskan tembakan ke udara. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan menjauh untuk menyelamatkan diri.
Beruntung, tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Namun, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban.
Nabila menambahkan, saat kabur pelaku sempat tersenggol kendaraan lain. Meski begitu, keduanya tetap lolos dari kejaran warga.
Korban diketahui merupakan seorang karyawan bernama Eko. Kasus itu pun telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Polisi Selidiki
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.
"Iya benar, semalam sudah monitor, petugas juga sudah cek TKP, mohon doa agar segera terungkap," kata Gigih.
Ia menambahkan, laporan korban telah diterima oleh Polsek Tanjung Karang Barat dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.